Show simple item record

dc.contributor.authorKhairul Hadi Iswanto
dc.date.accessioned2013-12-06T18:45:45Z
dc.date.available2013-12-06T18:45:45Z
dc.date.issued2013-12-06
dc.identifier.nimNIM081910101012
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/5841
dc.description.abstractKendaraan sepeda motor merupakan alat transportasi favorit bagi masyarakat Indonesia yang tiap tahun jumlahnya meningkat secara signifikan. AISI mencatat sampai tahun 2009. Bahkan pada 2013, pasarnya diprediksi masuk dalam club 10 juta unit dan mempunyai arti penting, karena berada dalam posisi tiga besar dunia setelah China dan India. Dalam hal kenyamanan berkendara salah satu bagian motor yang berperan adalah stang motor. Stang motor pada tiap type dan merk sepeda motor sport berbeda-beda. Perbedaan bentuk ini menghasilkan tingkat kenyamanan yang berbeda pada masing-masing pengendara. Untuk stang sepeda motor variasi tipe clp on memiliki bentuk yang menarik bagi kaum pemuda. Model yang lebih pendek membuat para pemuda dan kaum modifikator tertarik untuk memakainya. Tetapi stang variasi ini memiliki kelemahan yaitu karena tinggi stang yang pendek sehingga, posisi berkendara pun jadi lebih menunduk atau membungkuk. Akhirnya, kondisi ini membuat pengendara lebih cepat lelah. Banyaknya model stang variasi yang ada di pasaran masih belum bisa memenuhi dan menjawab keinginan sebenarnya para konsumen di Indonesia. Dengan demikian diperlukan suatu hubungan antara keinginan konsumen dengan produsen sehingga dapat menguntungkan kedua belah pihak. Untuk itu dilakukan upaya berupa pengembangan produk yang melibatkan keinginan konsumen, pengembangan ini dapat berupa mengevaluasi produk yang ada dipasaran atau menciptakan produk baru. Tujuan penelitian untuk mempelajari proses perancangan dan pengembangan ix produk yang melibatkan konsumen sehingga hasil dari proses perancangan tersebut benar-benar menjawab kebutuhan customer. Pengambilan data konsumen dilakukan dengan kuesioner dan diolah menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD), maka didapatkan beberapa keinginan konsumen. Berdasarkan keinginan konsumen tersebut pengembangan dengan menciptakan beberapa konsep. Dari berbagai konsep yang dikembangkan, kemudian dipilih sebuah konsep berdasarkan kriteria seperti bahan material, kuat, nyaman dan tahan karat. Sedangkan kekuatan rangka dianalisa dengan menggunakan bantuan software CATIA V5R14 yaitu untuk mengetahui tegangan yang terjadi pada rangka saat stang dioperasikan. Untuk mengetahui tingkat resiko cedera, antropometri masyarakat Indonesia digunakan dengan metode RULA (Rapid Upper Limb Assesment) pada software CATIA V5R14 dan proses terakhir adalah proses manufaktur dengan membendakan stang tersebut. Pengolahan data yang dilakukan menghasilkan 10 atribut keinginan konsumen dan menciptakan tiga konsep stang yang nantinya akan dipilih salah satu. Melalui data House of Quality dihasilkan tinggi stang maksimal adalah 70 mm, berat stang adalah 1.2 kg, panjang stang adalah 240 mm dan diameter stang adalah 22 mm dengan beban maksimal pada 20 N. Terlihat bahwa tegangan terbesar yang terjadi masih berada di bawah tegangan ijin dari bahan itu sendiri. Material stainless steel mempunyai tegangan luluh yang diijinkan (Sy) yaitu 2.9e+008 dan perhitungan analisa tegangan menggunakan angka keamanan 4 dikarenakan menggunakan material baja, maka diketahui bahwa material mempunyai tegangan equivalent (tegangan Von-Mises) yang terjadi tidak boleh melebihi dari 7,2x107 N/m2. Tegangan maksimum yang terjadi pada rangka sebesar 1.13e+007 N/m2 sedangkan tegangan minimum yang bekerja pada rangka yaitu 1.13e+006 N/m2. Untuk perhitungan manual teori kegagalan menyatakan aman. Nilai tingkat resiko cedera yang didapatkan adalah 2, dimana menunjukkan sikap tubuh tersebut diterima (acceptabel) dan tidak perlu diubah untuk jangka panjang.en_US
dc.relation.ispartofseries081910101012;
dc.subjectModel Stang Sepeda Motor Sport Tipe Clip On dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) dan Elemenen_US
dc.titlePENGEMBANGAN MODEL STANG SEPEDA MOTOR SPORT TIPE CLIP ON DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) DAN ELEMEN HINGGAen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record