Show simple item record

dc.contributor.authorM.FatahYasin
dc.date.accessioned2013-12-05T05:19:36Z
dc.date.available2013-12-05T05:19:36Z
dc.date.issued2013-12-05
dc.identifier.nimNIM071910101076
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4759
dc.description.abstractIsu perubahan iklim dan penggunaan besar-besaran bahan bakar fosil dalam proses produksi yang terlihat saat ini menuntut banyak pihak untuk berfikir ulang dalam menggunakan bahan bakar fosil, khususnya minyak dan gas yang berkontribusi pada pemanasan global. Sumber energi terbarukan yang saat ini digunakan secara komersial di Indonesia adalah tenaga air dan panas bumi. Tetapi dalam pengembangannya terdapat beberapa kendala, diantaranya adalah untuk tenaga air, ketersediaan lahan serta jaminan pasokan air, sementara untuk tenaga panas bumi, yaitu teknologi dan biaya eksplorasi. Salah satu sumber energi terbarukan yang bisa digunakan dalam skala kecil adalah energi angin Energi Angin merupakan salah satu jenis energi terbarukan yang memanfaatkan angin sebagai sumber energinya. Karena sifatnya yang ramah lingkungan sumber energi angin mulai dikembangkan untuk mengantisipasi terjadinya krisis energi. Dalam rangka pengembangan teknologi Sistem Konversi Energi Angin (SKEA), . Dalam penelitian ini, difokuskan pada penelitian tentang turbin angin sumbu horizontal (TASH) dengan menggunakan pengubah pitch blade. Diharapkan dapat meningkatkan kinerja dari turbin yang meliputi Torsi ( T ), Kecepatan Putar ( n ), Daya (P) dan efisiensi ( Cp ). Pitch yang di variasikan pada penelitian ini yaitu 45 ,50 0 , 60 0 ,75 0 , 80 0 dan 85 0 . Variasi kecepatan angin yang digunakan pada penelit ian ini yaitu 2,5 m/s, 3 m/s, 3.5 m/s, 4 m/s, 4.5 m/s, 5 m/s 5.5 m/s dan 6 m/s 0 Penelitian tentang Pengaruh Variasi Pitch Angle Pada Turbin Angin Sumbu Horizontal Tipe Flat Propeler dilakukan dilaboratorium Konversi Energi Fakultas Teknik Universitas Jember. Dari hasil penelitian didapat bahwa kecepatan angin 2,5 m/s efisiensi terbaik pada sudut sebesar 50 o . Pada kecepatan 3 m/s sampai dengan 3,5 m/s efisiensi terbaik pada sudut 75 0 . Pada kecepatan angin 4 m/s efisiensi terbaik pada sudut 50 Pada kecepatan angin 4,5 m/s efisiensi terbaik pada sudut 60 0 . Pada kecepatan 5 m/s sampai dengan 6 m/s efisiensi terbaik pada sudut 50en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries071910101076;
dc.subjectVARIASI, PITCH ANGLE, TURBIN ANGIN, SUMBU HORIZONTAL TIPE FLAT PROPELERen_US
dc.titleANALISIS PENGARUH VARIASI PITCH ANGLE PADA TURBIN ANGIN SUMBU HORIZONTAL TIPE FLAT PROPELERen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record