Implementasi BIM Terhadap Perhitungan QTO dan RAB pada Konstruksi Bangunan Gedung (Studi Kasus : Gedung Hotel Proyek Bekasi Mixed Used Development)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Perkembangan dunia konstruksi di Indonesia menuntut efisiensi dalam pengelolaan pemodelan 3D, perhitungan volume, manajemen waktu, dan anggaran biaya. Salah satu aspek penting yang masih sering dilakukan secara konvensional adalah Quantity Take-Off (QTO), yang kerap menimbulkan kesalahan perhitungan dan pemborosan sumber daya. Dalam studi ini, dilakukan implementasi Building Information Modeling (BIM) untuk pemodelan struktur dan arsitektur pada gedung hotel Proyek Bekasi Mixed Used Development guna memperoleh nilai QTO dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang akurat. Autodesk Revit digunakan untuk pemodelan dan perhitungan volume, sementara Autodesk Navisworks digunakan untuk mendeteksi clash antar elemen bangunan. Data diperoleh dari gambar kerja proyek dan HSPK Kota Bekasi tahun 2023. Pemodelan dilakukan dari lantai pondasi hingga lantai H4, mencakup elemen struktur seperti kolom, balok, pelat, dan shear wall serta elemen arsitektur seperti dinding bata ringan, lantai, plafon, dan pintu. Hasil menunjukkan bahwa BIM dapat menghitung volume secara otomatis dan akurat, serta mempercepat proses estimasi biaya dibanding metode konvensional. Total biaya konstruksi mencapai Rp89.824.173.914,00, yang terdiri dari pekerjaan beton Rp18.547.714.370,97, pembesian Rp.38.592.322.967,00, dan arsitektur Rp32.684.136.576,03. BIM juga terbukti mengurangi jumlah kesalahan dalam perhitungan, mempermudah koordinasi antar elemen bangunan melalui fitur clash detection, dan mempercepat waktu estimasi. Dengan demikian, penggunaan BIM berkontribusi signifikan dalam peningkatan efisiensi dan akurasi manajemen proyek konstruksi bangunan gedung.

Description

Reupload file repositori 20 Feb 2026_Maya

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By