Show simple item record

dc.contributor.authorRuman
dc.date.accessioned2014-01-24T02:36:40Z
dc.date.available2014-01-24T02:36:40Z
dc.date.issued2014-01-24
dc.identifier.nimNIM062210101076
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/23117
dc.description.abstractAgregasi trombosit merupakan proses perlekatan trombosit yang satu dengan trombosit yang lain, dengan adanya Adenosin Difosfat (ADP) yang dilepaskan oleh trombosit untuk merangsang trombosit lain beragregasi. Agregasi trombosit akan memberikan keuntungan bagi organisme, seperti pada proses hemostasis. Akan tetapi, dilain pihak, agregasi trombosit dapat berbahaya, misalnya pembentukan trombosis dan emboli yang dapat meningkatkan faktor resiko terjadinya penyakit kardiovaskular dan stroke. Tanaman obat telah lama digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai sarana perawatan kesehatan dan untuk menanggulangi berbagai macam penyakit. Salah satu tanaman yang digunakan untuk menghambat agregasi trombosit adalah buah tomat. Berdasarkan penelitian efek antiagregasi ektrak etanol buah tomat membuktikan bahwa buah tomat dapat menghambat agregasi trombosit hingga 75%. Adenin merupakan salah satu senyawa kimia yang terkandung di dalam buah tomat yang kemungkinan berfungsi sebagai penghambat agregasi trombosit. Mekanisme adenin belum dapat dijelaskan secara pasti, namun adenin lebih kuat menghambat agregasi platelet yang diinduksi oleh kolagen daripada oleh ADP. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek antiagregasi ekstrak etanol buah tomat dan perbandingannya pada beberapa dosis pada mencit jantan. Bahan uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstrak etanol buah tomat, yang diperoleh dengan mengekstrak buah tomat segar yang telah dihaluskan dengan metode remaserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Clopidogrel 75 mg/kg BB digunakan sebagai kontrol positif dan CMC Na 1% 0,2 ml/20 g BB digunakan sebagai kontrol negatif. Dosis ekstrak etanol buah tomat yang digunakan adalah 50 mg/kg BB; 100 mg/kg BB; dan 200 mg/kg BB diberikan secara per oral. Perlakuan dilakukan selama 7 hari dan pada hari kedelapan dilakukan pemotongan ujung ekor mencit untuk mengetahui waktu perdarahannya. Berdasarkan hasil uji Anova satu arah dengan taraf kepercayaan 95% untuk waktu perdarahan, maka dapat dibuat kesimpulan bahwa terdapat salah satu atau lebih perlakuan yang memiliki perbedaan waktu perdarahan yang bermakna antara bahan uji (ekstrak etanol buah tomat dengan dosis 50 mg/kg BB; 100 mg/kg BB; dan 200 mg/kg BB) dengan clopidogrel. Dari hasil uji LSD diketahui bahwa ekstrak etanol buah tomat pada dosis 50 mg/kg BB dan 100 mg/kg BB memiliki perbedaan waktu perdarahan yang signifikan dibandingkan dengan kontrol positif. Demikian juga dengan ekstrak etanol buah tomat pada dosis 200 mg/kg BB dan kontrol positif memiliki perbedaan waktu perdarahan yang signifikan. Hal ini dikarenakan waktu perdarahan pada dosis 200 mg/kg BB memiliki rentang yang terlalu jauh dibandingkan kontrol positifen_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries062210101076;
dc.subjectAntiagregasi Plateleten_US
dc.titleUJI EFEK ANTIAGREGASI PLATELET EKSTRAK ETANOL BUAH TOMAT (Solanum lycopersicum) PADA MENCIT JANTAN GALUR BALB-Cen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record