Show simple item record

dc.contributor.authorWINDA APRILIANINGTIAS
dc.date.accessioned2014-01-20T08:08:27Z
dc.date.available2014-01-20T08:08:27Z
dc.date.issued2014-01-20
dc.identifier.nimNIM040810201343
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/18623
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaksi pasar modal terhadap suatu peristiwa yaitu terjadinya larangan terbang maskapai Indonesia 6 Juli 2007. Penelitian ini menggunakan 37 saham perusahaan sebagai sampel yang diambil secara purposive sampling dari 45 perusahaan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan periode penelitian adalah Februari-Juli 2007. Alat uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t one sampel untuk menganalisis apakah terdapat abnormal return (AR) pada periode peristiwa dan uji paired sample t-test untuk menganalisis apakah terdapat perbedaan rata-rata abnormal return sebelum peristiwa dan sesudah peristiwa larangan terbang maskapai Indonesia. Hasil pengujian hipotesis pertama menggunakan uji t one sample menunjukkan bahwa terdapat 7 hari bursa yang menghasilkan abnormal return (AR) sedangkan pengujian hipotesis kedua menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan rata-rata abnormal return (AAR) pada hari sebelum dan sesudah peristiwa. Hal ini menunjukkan bahwa adanya reaksi pasar yang disebabkan oleh adanya peristiwa larangan terbang maskapai Indonesia.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries040810201343;
dc.subjectharga saham, abnormal return, event study, dan LQ45en_US
dc.titleREAKSI PASAR MODAL TERHADAP LARANGAN TERBANG MASKAPAI INDONESIA 6 JULI 2007 PADA SAHAM LQ45 DI BURSA EFEK INDONESIAen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record