Penentuan Prioritas Pemeliharaan Jaringan Irigasi Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (Ahp) Di Upt Sda Wuluhan Pada Daerah Irigasi Bedadung Kabupaten Jember

Abstract

Jaringan irigasi memegang peranan vital dalam mendukung keberhasilan produksi pertanian, khususnya pada lahan sawah yang bergantung pada ketersediaan air. Namun, keterbatasan sumber daya menyebabkan tidak semua jaringan irigasi dapat dipelihara secara bersamaan, sehingga diperlukan penentuan skala prioritas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi prioritas pemeliharaan jaringan irigasi di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) Wuluhan dengan menggunakan metode *Analytical Hierarchy Process* (AHP). Sepuluh lokasi saluran diteliti menggunakan kriteria atau parameter seperti infrastruktur jaringan irigasi, ketersediaan air, luas wilayah layanan, dan produktivitas tanaman. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data primer dan sekunder, yaitu melalui survei saluran, wawancara responden, serta pengumpulan data dari studi literatur dan Dinas PUBMSDA. Hasil analisis menunjukkan bahwa jaringan irigasi yang memerlukan prioritas pemeliharaan secara berurutan dari yang utama adalah saluran primer Kesilir, saluran sekunder Watangan, dan saluran sekunder Lojejer. Kerusakan yang terjadi meliputi lapisan saluran yang mengelupas dan runtuh serta adanya sedimentasi. Rekomendasi yang dapat diberikan meliputi pemeliharaan berkala berupa perbaikan lapisan saluran yang runtuh dan rusak, pemasangan lapisan beton, pengerukan sedimen menggunakan alat berat, serta pembersihan vegetasi liar di sepanjang saluran irigasi.

Description

Finalisasi Agustus 2026 Rudi H

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By