Show simple item record

dc.contributor.authorPANGESTU, Wahyuning
dc.date.accessioned2025-03-16T22:55:56Z
dc.date.available2025-03-16T22:55:56Z
dc.date.issued2023-04-04
dc.identifier.nim182010101113en_US
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/125744
dc.description-Finalisasi oleh Taufik Tgl 17 Maret 2025en_US
dc.description.abstractHipospadia memberikan dampak pada penderita dan orang tua penderita. Hal ini menyebabkan kecemasan, kekhawatiran yang akan berdampak pada pembatasan interaksi sosial oleh orang tua penderita. Orang tua memiliki peranan penting yang memengaruhi kondisi anak dengan hipospadia. Pengalaman emosional dan sosial tidak menyenangkan yang dialami oleh orang tua penderita dapat memengaruhi kondisi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman emosional dan sosial orang tua dalam merawat anak dengan hipospadia. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods (kuantitatif dan kualitatif). Desain penelitian kuantitatif adalah cross sectional menggunakan instrument kuesioner ICCAP (Impact of a Child with Congenital Anomalies on Parents). Sedangkan, penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi dilakukan dengan wawancara dengan partisipan penelitian. Pengambilan data dilakukan pada bulan Mei – Agustus 2022 di Rumah Sakit Paru dan Rumah Sakit Bina Sehat Jember. Responden/partisipan penelitian adalah orang tua penderita hipospadia. Responden kuantitatif berjumlah 19 orang dan partisipan kualitatif berjumlah 5 orang. Data dianalisis secara univariat (metode kuantitatif) dan Interpretative Phenomenological Analysis (metode kualitatif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 31,6% responden merasa sedih, 21,1% merasa bersalah, dan 31,6% merasa cemas atas semua tindakan pengobatan hipospadia yang dijalani. Selain itu, 42,1% orang tua mendapatkan dukungan dari teman dan 89,5% dapat membagikan kekhawatirannya dengan keluarga. Seluruh responden penelitian belum pernah mengetahui dan merawat anak dengan hipospadia sebelumnya. Hal ini dapat menimbulkan perasaan sedih, kekhawatiran, rasa bersalah, dan menimbulkan tantangan tersendiri bagi orang tua. Adanya penjelasan yang lengkap mengenai hipospadia dari dokter dan dukungan dari orang lain dapat membantu mengurangi kecemasan dan kekhawatiran yang dialami.en_US
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : dr. Ulfa Elfiah, M.Kes.,Sp.BP-RE.,Subsp.L.B.L.(K) Dosen Pembimbing Anggota: dr. Septa Surya Wahyudi, Sp.Uen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherFakultas Kedokteranen_US
dc.subjectHIPOSPADIAen_US
dc.subjectORANG TUAen_US
dc.subjectPENGALAMAN EMOSIONALen_US
dc.subjectPENGALAMAN SOSIALen_US
dc.titlePengalaman Emosional dan Sosial Orang Tua dalam Merawat Anak dengan Hipospadiaen_US
dc.title.alternative-en_US
dc.typeSkripsien_US
dc.identifier.prodiPendidikan Dokteren_US
dc.identifier.pembimbing1dr. Ulfa Elfiah, M.Kes.,Sp.BP-RE.,Subsp.L.B.L.(K)en_US
dc.identifier.pembimbing2dr. Septa Surya Wahyudi, Sp.Uen_US
dc.identifier.validatorTaufiken_US
dc.identifier.finalizationTaufiken_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record