Penerapan Parallel Editing pada Film Kembang Sepasang
Abstract
Film ini mengangkat kebudayaan dan adat masyarakat Jawa yang
diimplementasikan dalam kehidupan sehari. Oleh karena itu, pengkarya berniat
membuat film yang membahas tentang tradisi ruwatan yang kental oleh masyarakat
Jawa. Film Kembang Sepasang menceritakan tentang seorang ibu beragama
Katolik yang mencari bantuan untuk menyelanatkan hidupnya melalui orang pintar
beragama Islam. Masyarakat umum selalu salah paham antara kesinambungan
mengenai tradisi dan agama, oleh karena itu perlu disampaikan melalui media film
untuk meningkatkan pengetahuan terhadap adat dan tradisi dalam sudut pandang
agama.
Pengkarya dalam tugas akhir ini, mengambil mayor editor dan menerapkan
teknik parallel editing sebagai teori utama yang didukung dengan teknik elliptical
editing. Parallel editing digunakan untuk menyampaikan dua peristiwa atau lebih
yang terjadi secara simultan pada lokasi yang berbeda beda. Elliptical editing
diterapkan karena dapat berperan untuk memadatkan waktu, pemadatan waktu
tersebut sangat tepat penggunaanya dalam mendukung teknik parallel editingkarena
dapat menampilkan bagian-bagian penting dalam adegan.
Proses penciptaan karya tugas akhir ini melalui tahap praproduksi, produksi,
dan pascaproduksi. Pada proses praproduksi, pengkarya sebagai editor melakukan
pembentukan tim dan membuat editing script. Saat proses produksi, pengkarya
melakukan cek materi dan mengorganisir materi dengan baik. Tahap terakhir yakni
pascaproduksi, pengkarya melakukan penerapan teknik parallel editing pada tahap
offline editing kemudian berlanjut ke tahap penambahan musik dan color grading
di online editing.