Show simple item record

dc.contributor.authorRIDHO, Torik Muhammad
dc.date.accessioned2023-03-15T07:56:17Z
dc.date.available2023-03-15T07:56:17Z
dc.date.issued2022-07-26
dc.identifier.nim191903102015en_US
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/112889
dc.description.abstractPada masa pandemi seperti saat ini, kebutuhan sarana dan prasarana untuk pencegahan virus semakin meningkat. Selain itu, untuk melakukan pendeteksian dini akan gejala dari virus terus dilakukan mengingat hal ini juga bersifat penting dalam pencegahan penyebaran virus.dikutip dari situs kemenkes tanggal 2 februari 2022 tentang virus baru variant omicron,yang mana penyebarannya 4 kali lebih cepat dibandingkan dengan virus corona vairant delta.sedangkan pada saat ini khususnya dibidang industri masih menggunakan cara manual dalam proses skrinning ini, yang sangat tidak efisien dan justru dapat menjadi sarana penyebaran virus corona itu sendiri.mengingat pada proses skrinning yang dilakukan secara manual masih terjadi sentuhan antara body dengan alatnya.Oleh karena itu dibuatlah sebuah sistem pencegahan Covid-19 dengan aplikasi android berbasis IoT sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus COVID-19 ini. Pada alat ini terdapat board NodeMCU esp 8266 yang digunakan sebagai “otak” dari sistem ini. Sistem ini terbagi dalam 3 modul, yaitu: modul pengukur suhu non-kontak dan modul hand palang pintu otomatis. Pada modul pengukur suhu non-kontak terdapat sensor suhu MLX90614 yang digunakan untuk mengukur suhu secara contactless. Pada saat pembacaan suhu dari sensor kurang dari 37,5°C, maka dinyatakan suhu aman dan data hasil pembacaan kan ditampilkan pada LCD 16 x2 lalu dikirim ke Bot telegram. Saat pembacaan sensor suhu melebihi 37,5°C, maka dinyatakan suhu tinggi sehingga buzzer berbunyi dan data hasil pembacaan akan ditampilkan pada LCD 16 x2 dikirimkan bot telegram. Dari hasil perbandingan pengujian sensor suhu dengan pengukuran thermogun didapatkan selisih terbesar hingga 0,2°C. Pada pengujian sensor terhadap suhu objek dengan jarak sebesar 2 cm berdasarkan suhu acuan dari thermogun sebesar 36,0°C, didapatkan hasil pada pembacaan sensor pada dengan jarak ukur sebesar 2 cm sebesar 36,2°C. sedangkan pada percobaan yang kedua hasil pengukuran menggunakan thermogun sebesar 34,5°C, dan pada jarak 2 cm hasil yang didapatkan oleh sensor suhu sebesar 34,7°C. Dari hasil perbandingan antara suhu acuan menggunakan thermogun dengan suhu pembacaan sensor MLX90614 didapatkan hasil bahwa sensor masih bekerja optimal apabila jarak dari objek sebesar 2 cm. Modul terakhir yaitu modul palang pintu otomatis digunakan sebagai akses masuk secara otomatis oleh motor servo apabila syarat untuk akses masuk terpenuhi. Selain syarat akses masuk membutuhkan suhu body normal,alat ini juga dilengkapi dengan RFID reader yang mana setiap orang wajib men-scan RFID tag pada RFID reader ini.apabilan kode yang terdapat pada RFID tag ini terdaftar pada database RFID reader dan suhu kurang dari 37,5oC maka palang pintu akan terbuka secara otomatis dan data akan dikirimkan kepada bot telegram.begitupun sebaliknya,apabila suhu kurang dari 37,5oC ataupun kode RFID tag tidak terdaftar pada database RFID reader maka buzzer akan aktif sedangkan palang pintu tidak aktif sebagai indikasi tidak diberikan akses masuk.  en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherFakultas Tekniken_US
dc.subjectsistem pencegah coviden_US
dc.titleSistem Pencegah COVID -19 Dilengkapi Palang Pintu Otomatis Berbasis IOT (Internet Of Things)en_US
dc.typeLaporan D3en_US
dc.identifier.prodiD3 teknik elektroen_US
dc.identifier.pembimbing1Ir. Dodi Setiabudi, S.T., M.Ten_US
dc.identifier.pembimbing2Dedy Wahyu Herdianto, S.T., M.Ten_US
dc.identifier.validatorArinen_US
dc.identifier.finalizationFinalisasi unggah file repository tanggal 15 Maret 2023_M. Arif Tarchimansyahen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record