Show simple item record

dc.contributor.authorMAHARDIKARA, Zion
dc.date.accessioned2022-07-13T03:25:16Z
dc.date.available2022-07-13T03:25:16Z
dc.date.issued2020-07-17
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/108385
dc.descriptionFinalisasi oleh Taufik Tanggal 13 Juli 2022en_US
dc.description.abstractResistensi antibiotik atau antibakteri merupakan fenomena yang terjadi secara alami selama 10-15 tahun terakhir dan mengancam pengobatan penyakit infeksi. Menurut World Health Organization (WHO) resistensi antibiotik setiap tahun dapat membunuh hampir 9 juta orang. Pengaruh globalisasi seperti perdagangan, perjalanan antar negara satu ke negara yang lain dapat menjadi media penyebaran infeksi yang cepat termasuk resistensi obat, sehingga kasus ini perlu mendapat perhatian khusus. Salah satu cara untuk menangani kasus ini dengan mendapatkan jenis antibakteri baru baik lewat sintesis kimia maupun dari bahan alam. Bahan alam memiliki senyawa antibakteri yang dapat menghambat bakteri dengan mekanisme yang berbeda dari antibakteri yang saat ini digunakan dan mungkin memiliki nilai klinis dalam pengobatan strain mikroba resisten. Sumber dari bahan alam dapat berupa hewan, mikroorganisme, organisme laut, dan tumbuhan. Tumbuhan memiliki metabolit sekunder (fitokimia) yang menunjukkan potensinya sebagai antibakteri ketika digunakan sendiri maupun dikombinasikan dengan agen antibakteri lainnya. Hal ini meningkatkan minat dalam penelusuran aktivitas antibakteri dari ekstrak tumbuhan dan dapat menjadikannya sebagai kandidat obat. Salah satu tumbuhan yang dari zaman dahulu digunakan sebagai alternatif terapi ialah tumbuhan paku. Penggunaan paku sebagai obat tradisional telah ditransmisikan selama berabad-abad secara lisan dari generasi ke generasi atau dicatat dalam literatur kuno farmakope tradisional. Paku merupakan tumbuhan yang kaya akan produk alami dengan potensi terapetik. Konstituen bioaktif paku menunjukkan sifat farmakologis yang beragam seperti aktivitas antioksidan, antikanker, antiinflamasi, dan antibakteri. Berdasarkan latar belakang tersebut pada penelitian ini dilakukan uji aktivitas antibakteri pada tiga tumbuhan paku yang didapat dari Kawasan Gumitir, Kabupaten Jember dengan jenis spesies Pteris biaurita, Microlepia puberula, dan Tectaria aurita. Metode ekstraksi yang digunakan ialah metode maserasi menggunakan pelarut metanol dengan perbandingan serbuk simplisia dan pelarut yaitu 1:10. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode mikrodilusi yang mana gentamisin 10 µg sebagai kontrol positif dan DMSO 1% sebagai kontrol negatif. Metode mikrodilusi dipilih sebagai metode uji karena data yang didapatkan lebih informatif dan akurat dibandingkan dengan metode uji difusi cakram. Pada penelitian ini dilakukan skrining fitokimia untuk mengetahui ekstrak metanol ketiga tumbuhan paku mengandung golongan senyawa fenolat, terpenoid, flavonoid, alkaloid, dan saponin. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak metanol ketiga tumbuhan paku hanya mengandung golongan senyawa fenolat, terpenoid, dan flavonoid. Hasil uji antibakteri ekstrak metanol tiga tumbuhan paku pada konsentrasi 100 µg/mL memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan hampir semuanya memiliki aktivitas antibakteri terhadap Pseudomonas aeruginosa kecuali ekstrak metanol Microlepia puberula. Ekstrak metanol M. puberula dan P. biaurita memiliki aktivitas dan potensi antibakteri paling besar secara berturut-turut terhadap S. aureus dan P. aeruginosa dengan nilai persentase penghambatan sebesar 29,41 % ± 0,55 % dan 16,91 % ± 0,04 %.en_US
dc.description.sponsorshipapt. Dwi Koko Pratoko, S.Farm., M.Sc. apt. Ika Puspita Dewi, S.Farm., M.Biomed.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherFakultas Farmasien_US
dc.subjectResistensi Antibiotiken_US
dc.subjectSkrining Fitokimiaen_US
dc.subjectTumbuhan Pakuen_US
dc.subjectAntibakterien_US
dc.titleSkrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Metanol Tiga Tumbuhan Paku di Kawasan Gumitir Kabupaten Jemberen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record