Show simple item record

dc.contributor.authorYULIANTO, Dhio Sandy
dc.date.accessioned2022-06-28T03:12:22Z
dc.date.available2022-06-28T03:12:22Z
dc.date.issued2021-07-28
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/108065
dc.description.abstractSalah satu aplikasi MANET yang menjanjikan adalah Vehicular Ad-hoc Network (VANET) dengan mengubah titik node menjadi kendaraan, marka, ramburambu, dan bahkan dengan bangunan. Node ini kemudian saling bertukar informasi satu sama lain. Skenario ini berupa peta hasil generate otomatis menggunakan SUMO dan OpenStreetMap dari peta nyata, kecepatan kendaraan, dan traffic light yang mendukung kinerja simulasi pada VANET. Simulasi SUMO ini dilakukan dengan mengubah traffic light atau lampu lalu lintas dengan hasil survei yang sudah peneliti lakukan sebelumnya. Penelitian ini mengubah jumlah dan kecepatan node untuk mengetahui kualitas layanan yang akan dicapai. Parameter simulasi yang akan digunakan yaitu sebagai berikut. Model peta yang digunakan pada simulasi adalah peta OpenStreetMap (OSM) dengan lokasi koordinat peta yaitu -8.1583759, 113.7145696. Dimana lokasi tersebut berada pada Simpang 4, Bundaran Mastrip di Jalan Mastrip No 11, Krajan Timur, Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, 68124. Generator mobilitas yang digunakan pada simulasi ini adalah SUMO 1.8.0 dengan bantuan tools berupa Netedit dan SUMO-GUI. Simulator jaringan yang digunakan pada simulasi ini adalah Network simulator 2.35 dan Network Animator (NAM). Waktu simulasi yang digunakan pada simulasi ini adalah sebesar 220 detik. Routing protocol yang digunakan pada simulasi ini adalah Destination- Sequenced Distance Vector (DSDV), Optimized Link State Routing (OLSR), Adhoc On-Demand Distance Vector (AODV), dan Dynamic Source Routing (DSR) Jumlah node yang digunakan pada simulasi ini adalah 16 node, 20 node, 24 node dan 28 node. Kecepatan node yang digunakan pada simulasi ini adalah 25 m/s, 35 m/s, 45 m/s dan 55 m/s. Transport Agent yang digunakan pada simulasi ini adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP) dengan agent TCP terletak pada node ke 9 dan agent Sink terletak pada node ke 6 sedangkan agent UDP terletak pada node ke 3 dan agent Null terletak pada node ke 6. Traffic Source yang digunakan pada simulasi ini adalah File Transfer Protocol (FTP) dan Constant Bit Rate (CBR) dengan traffic FTP dikoneksikan dengan TCP dan traffic CBR dikoneksikan dengan UDP. Packet Size yang digunakan pada simulasi ini adalah sebesar 1000 Bytes dimana terletak pada agent TCP, agent UDP, dan traffic CBR. Packet Data Rate yang digunakan pada simulasi ini adalah sebesar 1 Mbps dimana terletak pada traffic CBR. Kinerja QoS yang digunakan pada simulasi ini adalah Delay, Packet Delivery Ratio (PDR), dan Throughput. Kinerja routing protocol pada seluruh parameter dan skenario yang digunakan didapatkan bahwa proactive routing protocol yang paling baik adalah routing protocol OLSR karena nilai Delay dan nilai PDR yang lebih baik daripada routing protocol DSDV yang hanya baik pada nilai Throughput, sedangkan reactive routing protocol yang paling baik adalah routing protocol AODV karena nilai pada seluruh parameter lebih baik daripada routing protocol DSR.en_US
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Ir. Widya Cahyadi S.T., M.T. Dosen Pembimbing Anggota : Ir. Catur Suko Sarwono S.T., M.Si.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherFakultas Tekniken_US
dc.subjectQOS ROUTING PROTOCOL PROACTIVen_US
dc.subjectREACTIVEen_US
dc.subjectSIMULATOR NS2en_US
dc.subjectVANETen_US
dc.titleAnalisis Kinerja Parameter QoS Routing Protocol Proactive serta Reactive Menggunakan Generator SUMO dan Simulator NS2 pada VANETen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record