Show simple item record

dc.contributor.advisorMAKMUR, Hadi
dc.contributor.advisorANWAR
dc.contributor.authorPERMANA, Agung
dc.date.accessioned2021-04-07T01:46:00Z
dc.date.available2021-04-07T01:46:00Z
dc.date.issued2020-11-23
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/103933
dc.description.abstractProgram E-Retribusi Pasar merupakan metode penerimaan dan pembayaran retribusi pasar yang sifatnya non-tunai. E-Retribusi Pasar dilatarbelakangi oleh ketidaksesuaian antara target dan realisasi penerimaan retribusi pasar. Tahun 2016 target retribusi yang ditetapkan yaitu sebesar Rp 4.699.266.000,00, namun realisasi retribusi dari Pasar Daerah berjumlah Rp 4.576.502.100.00. Tahun 2017 target yang ditetapkan berjumlah Rp 6.214.779.285,00, namun realisasi retribusi pasar yang diperoleh hanya berjumlah Rp 5.448.612.050,00. Selain permasalahan tersebut, adanya E-Retribusi Pasar juga didasari oleh masih adanya celah dan kekurangan dalam metode penerimaan dan pembayaran retribusi pasar secara manual. Sampai saat ini pasar yang telah menerapkan E-Retrbusi Pasar di Kabupaten Banyuwangi sejumah 15 pasar. Fokus penelitian kali ini adalah tahapan implementasi E-Retribusi Pasar di Pasar Genteng 1. Sejauh ini pelaksanaan E-Retribusi Pasar di Pasar Genteng 1 dapat dikatakan belum optimal. Peneliti menggunakan teori Jones untuk mengetahui proses tahapan pelaksanaan sebuah program. Teori tersebut menjelaskan bahwa dalam implementasi suatu program terdiri dari 3 tahapan yaitu pengorganisasian, interpretasi, dan aplikasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan fokus penelitian yaitu implementasi E-Retribusi Pasar di Pasar Genteng 1 Kabupaten Banyuwangi. Lokasi penelitian kali ini yaitu di Pasar Genteng 1 Kabupaten Banyuwangi. Data dan informasi yang dibutuhkan berasal dari data primer dan data sekunder. Teknik yang digunakan peneliti untuk memperoleh data yaitu dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik yang digunakan untuk menentukan informan peneliti yaitu dengan teknik purposive sampling. Teknik untuk menguji keabsahan data yaitu dengan teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, implementasi program E Retribusi Pasar terdiri dari beberapa tahapan diantaranya yaitu pengorganisasian, interpretasi, dan sosialisasi serta aplikasi. Tahap pengorganisasian merupakan kegiatan penentuan sumber daya, unit-unit, dan metode. Pengorganisasi dilakukan mulai dari penunjukkan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan sebagai pelaksana, serta menjalin kerjasama dengan perusahaan perbankan dalam E Retribusi Pasar. Selain itu tahap pengorganisasian juga menentukan sarana dan prasarana serta metode-metode yang digunakan untuk menunjang keberhasilan program tersebut. Tahap interpretasi dan sosialiasi merupakan tahap yang berisi mengenai pemahaman petugas pasar dalam memaknai sebuah program dan sosialiasi yang dilakukan oleh petugas pasar kepada pedagang di pasar. Tahap aplikasi merupakan realisasi dari program E-Retribusi Pasar mulai dari pendaftaran, pembayaran, pengisian saldo, dan monitoring serta pemindahbukuan. Namun, implementasi dari program E-Retribusi Pasar juga tidak terhindar dari beberapa kendala yang dialami.en_US
dc.language.isoInden_US
dc.publisherProgram Studi Ilmu Administrasi Negara Jurusan Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Jember 2020en_US
dc.relation.ispartofseries150910201028;
dc.subjectimplementasi program E-Retribusi pasaren_US
dc.subjectE-Retribusi pasaren_US
dc.subjectE-Retribusien_US
dc.titleTahapan Implementasi Program E-Retribusi Pasar DI Pasar Genteng 1 Kabupaten Banyuwangi the Implementation Stages of Market E-Retribution Program in Genteng 1 Market Banyuwangi Districten_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.kodeprodi0910201


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record