Hubungan Antara Pola Konsumsi Lemak Jenuh dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Hipertensi pada Pekerja Lepas Perkebunan Tembakau di Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Hipertensi adalah lonjakan tekanan darah di dalam arteri yang menimbulkan
gangguan pada sistem peredaran darah sehingga mengakibatkan kenaikan darah di
atas normal. Seseorang dikatakan hipertensi jika tekanan darah sistolik dan diastolik
mencapai atau melebihi 140/90 mmHg. Prevalensi hipertensi secara global
mencapai angka 33% menurut WHO, sementara di Indonesia sebesar 30,8.
Berdasarkan SKI 2023, Jawa Timur berada di peringkat ketiga sebesar 34,3%.
Kabupaten Jember sendiri menempati posisi kedua tertinggi di Jawa Timur dengan
prevalensi 30,9%, dan kelompok petani/buruh tani menjadi profesi dengan kasus
hipertensi tertinggi sebesar 35,7% (SKI, 2023). Kecamatan Rambipuji sebagai
wilayah perkebunan tembakau terbesar di Kabupaten Jember yang dikelola PTPN
1 Regional V turut mencatat prevalensi hipertensi sebesar 30,9%, dengan pekerja
lepas yang melakukan aktivitas fisik berat selama ±7 jam per hari tanpa hari libur
disertai paparan panas tinggi dan pola makan tinggi lemak sebagai kelompok yang
paling rentan. Belum adanya penelitian spesifik di wilayah ini, sehingga mendorong
peneliti untuk mengkaji hubungan antara konsumsi lemak dan aktivitas fisik dengan
kejadian hipertensi pada pekerja perkebunan tembakau di Kecamatan Rambipuji,
Kabupaten Jember.
Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan
cross sectional study. Penelitian ini dilakukan di Perkebunan Tembakau PTPN 1
Regional V, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember. Penelitian ini dilaksanakan
pada bulan Februari 2026. Populasi pada penelitian ini adalah semua buruh lepas
yang bekerja di Perkebunan Tembakau yang berjumlah 35 orang. Teknik
pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan mengukur tekanan darah
sewaktu dengan menggunakan tensimeter merk omron serta wawancara
menggunakan SQ-FFQ (Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire) jenuh dan IPAQ (International Physical Activity Questionnaire). Analisis statistik yang
diterapkan dalam penelitian ini adalah uji Chi Square. Penelitian ini telah
memperoleh kelayakan etik dari Komisi Etik Penelitian Kesehatan Fakultas
Kedokteran Gigi Universitas Jember dengan nomor 3711/UN25.8/KEPK/DL/2026.
Hasil penelitian ini menunjukkan karakteristik usia paling banyak adalah
kategori lansia awal (46-55 tahun) sebesar 37,1% serta mayoritas responden
berjenis kelamin laki laki sebesar 54,3%. Berdasarkan penelitian angka prevalensi
kejadian hipertensi di Perkebunan Tembakau PTPN 1 Regional V Kecamatan
Rambipuji, Kabupaten Jember mencapai 57,1%. Sebagian besar responden
memiliki pola konsumsi lemak jenuh lebih sebesar 62,9% dan aktivitas fisik berat
sebesar 62,9%. Penelitian ini telah dilakukan uji statistik menggunakan uji Chi
Square dengan p value = 0,002 untuk pola konsumsi lemak jenuh dan p value 0,015
untuk aktivitas fisik, artinya terdapat hubungan antara pola konsumsi lemak jenuh
dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada pekerja lepas di daerah
Perkebunan Tembakau PTPN 1 Regional V, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten
jember.
Adanya penelitian ini diharapkan menjadi perhatian bagi unit Kesehatan
setempat dalam memberikan edukasi terkait makanan seimbang dan membatasi
asupan lemak jenuh dalam sehari. Selain itu, diharapkan bagi PTPN 1 Regional V
untuk melakukan evaluasi terkait aktivitas fisik agar tidak berlebihan dan
meneggakkan pemeriksaan kesehatan rutin secara gratis.
Description
Validasi file repositori 30 Juni 2026_Firli
