Show simple item record

dc.contributor.advisorSoesetijo, Ady
dc.contributor.advisorNingtyias, Farida Wahyu
dc.contributor.authorDEWI, Febriana Widyasari
dc.date.accessioned2020-08-12T06:05:05Z
dc.date.available2020-08-12T06:05:05Z
dc.date.issued2019-07-20
dc.identifier.nimNIM 162520102051
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/100480
dc.description.abstractMenyusui merupakan cara terbaik untuk memberikan nutrisi kepada bayi. World Health Organization (WHO) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif dimulai dari satu jam pasca lahir sampai dengan bayi berusia minimal 6 bulan dan dilanjut dengan diberikan makanan yang bergizi sebagai pendamping ASI (WHO 2016). Menurut UNICEF (2014) Indonesia termasuk negara yang memiliki cakupan ASI Ekslusif rendah ketiga setelah India dibandingkan dengan negaranegara ASIA lainnya. Angka cakupan ASI eksklusif di Kabupaten Jember masih dibawah target yang ditetapkan yaitu sebesar 80%. Pada tahun 2017 angka cakupan ASI eksklusif turun menjadi 69,43% (Dinkes Jember, 2018). Puskesmas Sumbersari merupakan puskesmas dengan capaian ASI eksklusif terendah diantara 7 puskesmas yang berada di wilayah perkotaan yaitu sebesar 59,71%. Salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya ASI eksklusif adalah pekerjaan ibu. Faktor ekonomi merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keputusan perempuan berstatus memiliki anak untuk bekerja. Berdasarkan survei BPS tahun 2016, jumlah angkatan kerja wanita di Provinsi Jawa Timur terus meningkat setiap tahunnya. Saat ini dari 114 juta jiwa (94%), 38% diantaranya adalah pekerja perempuan (43,3 juta jiwa) yang 25 juta diantaranya berada pada usia reproduktif. Pada tahun 2014 angka angkatan kerja wanita di Kabupaten Jember mencapai 40,86%, angka tersebut meningkat pada tahun 2015 mencapai 41,45%. Di Kabupaten Jember angka angkatan kerja tertinggi adalah Kecamatan Sumbersari yaitu sebesar 46% (BPS Kabupaten Jember, 2016). Pada wanita pekerja dikarenakan cuti melahirkan berlangsung hanya 12 minggu yaitu 6 minggu sebelum saatnya melahirkan dan 6 minggu sesudah melahirkan menurut perhitungan dokter kandungan dan bidan. Hal tersebut yang menyebabkan ibu memiliki kendala waktu dalam memberikan ASI kepada bayinya. Oleh sebab itu, manajemen laktasi dan program ASI eksklusif di tempat kerja merupakan terobosan yang dapat meningkatkan cakupan ASI eksklusif nasional. Berdasarkan fenomena tersebut peneliti ingin mengetahui bagaimana manajemen laktasi antara ibu pekerja dan ibu rumah tangga terhadap pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sumbersari Kabupaten Jember. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif analitik komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Desain Penelitian yang digunakan adalah case control. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Sumbersari. Jumlah sampel sebanyak 116 yang terdiri dari ibu pekerja dan ibu rumah tangga. Penelitian ini menyebutkan bahwa sebagian besar pada ibu bekerja dan ibu rumah tangga tidak memberikan ASI secara Eksklusif. Berdasarkan uji regresi logistik faktor yang berpengaruh terhadap pemberian ASI Eksklusif pada ibu pekerja adalah umur (Pvalue = 0,029), pendidikan (Pvalue = 0,025), dan manajemen laktasi (Pvalue = 0,013). Pada ibu rumah tangga faktor yang berpengaruh terhadap pemberian ASI Eksklusif adalah pengetahuan (Pvalue = 0,024) dan dukungan keluarga (Pvalue = 0,031). Kesimpulan dari penelitian ini variabel yang paling mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif pada ibu adalah variabel pendidikan karena manajemen laktasi 8 kali lebih besar mempengaruhi ibu dalam memberikan ASI Eksklusif. Pada ibu rumah tangga variabel yang paling mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif adalah variabel pengetahuan karena pengetahuan 2 kali lebih besar mempengaruhi ibu dalam memberikan ASI Eksklusif. Saran yang dapat diberikan kepada petugas kesehatan sebaiknya memperbanyak melakukan kegiatan untuk menumbuhkan minat ibu untuk memberikan ASI secara Eksklusif. Kegiatan sosialisasi kepada ibu, keluarga dan pengasuh tentang pentingnya ASI Eksklusif serta cara melakukan manajemen laktasi dengan baik dan benar.en_US
dc.language.isoInden_US
dc.publisherFakultas kesehatan Masyarakaten_US
dc.subjectLaktasien_US
dc.subjectIbu pekerjaen_US
dc.subjectIbu Rumah Tanggaen_US
dc.subjectASI eksklusifen_US
dc.titleManajemen Laktasi Antara Ibu Pekerja Dan Ibu Rumah Tangga Pada Pemberian ASI Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Sumbersari Kabupaten Jemberen_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.prodiMagister Ilmu Kesehatan Masyarakat
dc.identifier.kodeprodi2520102


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record