Pengaruh Kualitas Pelayanan Pendamping PKH Terhadap Kepuasan Masyarakat Penerima Bantuan Sosial di Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Kemiskinan masih menjadi persoalan pembangunan nasional yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat, sehingga pemerintah melaksanakan berbagai program perlindungan sosial, salah satunya adalah Program Keluarga Harapan (PKH). Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup keluarga miskin melalui bantuan sosial bersyarat di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Dalam implementasinya, pendamping PKH memiliki peran strategis sebagai fasilitator, mediator, sekaligus motivator bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Meskipun capaian Indeks Kepuasan Masyarakat di Kabupaten Lumajang tergolong baik, masih ditemukan permasalahan seperti ketidaktepatan waktu pencairan dan isu validitas data penerima bantuan. Hal tersebut menunjukkan pentingnya kualitas pelayanan pendamping dalam menentukan tingkat kepuasan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya pengaruh kualitas pelayanan pendamping PKH terhadap kepuasan masyarakat penerima bantuan sosial di Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakan teori kualitas pelayanan publik dari Sinambela et al. (2011) yang menekankan enam indikator, yaitu transparansi, akuntabilitas, kondisional, partisipatif, kesamaan hak, serta keseimbangan hak dan kewajiban sebagai dasar pengukuran variabel kualitas pelayanan. Sementara itu, variabel kepuasan masyarakat diukur berdasarkan sembilan unsur Survei Kepuasan Masyarakat yang diatur dalam Peraturan Menteri PANRB Nomor 14 Tahun 2017. Penelitian ini didasarkan pada Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik yang menegaskan kewajiban negara dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada warga negara. Selain itu, pelaksanaan PKH mengacu pada Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2018 tentang Program Keluarga Harapan yang mengatur mekanisme pelaksanaan, hak dan kewajiban KPM, serta peran pendamping dalam penyelenggaraan program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif untuk menguji hubungan antara variabel independen (kualitas pelayanan) dan variabel dependen (kepuasan masyarakat). Populasi penelitian berjumlah 1.923 KPM PKH di Kecamatan Jatiroto, dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik insidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan uji Korelasi Rank Spearman serta uji signifikansi (uji t). Hasil analisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman menunjukkan nilai rs sebesar 0,652 yang mengindikasikan hubungan kuat antara kualitas pelayanan pendamping PKH dengan kepuasan masyarakat penerima bantuan sosial. Uji signifikansi menunjukkan thitung (8,371) > ttabel (1,661), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulannya, terdapat pengaruh signifikan kualitas pelayanan pendamping PKH terhadap kepuasan masyarakat penerima bantuan sosial di Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang.

Description

Reuploud file repositori 18 Mei 2026_Magang SP (Monic)_Firli Approved by Teddy

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By