Show simple item record

dc.contributor.advisorSUNARDI
dc.contributor.advisorSLAMIN
dc.contributor.authorWIJAYA, Yoyok Yuda
dc.date.accessioned2019-04-26T01:49:23Z
dc.date.available2019-04-26T01:49:23Z
dc.date.issued2019-04-26
dc.identifier.nimNIM160220101030
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/90697
dc.description.abstractPenelitian ini adalah penilitian deskriptif kualitatif. Bagian pertama dari penelitian ini adalah mengelompokkan 60 siswa Sekolah Menengah Atas sesuai dengan level berpikir geometri van Hiele menggunakan tes. Tes teridir dari 25 soal untuk 5 level, jadi untuk setiap level terdapat 5 soal. Siswa memenuhi level yang dimaksud jika menjawab minimal 3 soal dengan benar untuk soal setiap level. Bagian kedua dari penelitian ini adalah menganalsis kecerdasan visual spasial siswa Sekolah Menengah Atas menggunakan tes. Langkah terakhir adalah mendeskripsikan kecerdasan visual spasial siswa Sekolah Menengah Atas berdasarkan level berpikir geometri van Hiele. Kecerdasan visual spasial memiliki 4 karakteristik, yaitu pengimajinasian, pengkonsepan, pemecahanh masalah, dan penemuan pola. Siswa level 0 pada kemampuan geometri dalam penelitian ini ada 11 siswa. 5 siswa atau 45% siswa memiliki karakteristik pengimajinasian, 4 siswa atau 36% memenuhi karakteristik pengkonsepan, 1 siswa atau 9% siswa memenuhi karakteristik pemecahan masalah, dan siswa yang memenuhi karakteristik penemuan pola adalah tidak ada atau 0%. Hasil representasi dari siswa level 0 adalah sebagai berikut : Kecerdasan visual spasial pada 16 siswa level 1 pada kemampuan geometri. 12 siswa atau 75% memenuhi karakteristik pengimajinasian, 11 siswa atau 69% siswa memenuhi karakteristik pengkonsepan, 8 siswa atau 50% siswa memenuhi karakteristik pemecahan masalah, dan siswa yang memenuhi karakteristik penemuan pola tidak ada. Hasil kecerdasan visual spasial 28 siswa level 2 pada kemampuan geometri menunjukan bahwa 24 siswa atau 86% siswa memenuhi karaktersitik pengimajinasian, 23 siswa atau 82% siswa memenuhi karakteristik pengkonsepan, 18 siswa atau 64% siswa memenuhi karakteristik pemecahan masalah, dan 3 siswa atau 11% siswa memenuhi karakteristik penemuan pola. Siswa level 3 pada kemampuan geometri adalah siswa yang memeiliki kemapmpuan geometri paling tinggi pada penelitian ini. Hasil menunjukkan bahawa adri 5 siswa, 5 siswa atau 100% memenuhi karakteristik pengimajinasian, 4 siswa atau 80% siswa memenuhi karakteristik pengkonsepan, pemecahan masalah, dan penemuan pola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan geometri siswa, maka banyak karakteristik kecerdasan visual spasial yang dimiliki oleh siswa tersebut.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.relation.ispartofseries160220101030;
dc.subjectKecerdasanen_US
dc.subjectLevel Berpikiren_US
dc.titleProfil Kecerdasan Visual Spasial Siswa Sekolah Menengah Atas Berdasarkan Level Berpikir Menurut Van Hieleen_US
dc.typeUndergraduat Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record