Show simple item record

dc.contributor.advisorSUNARDI
dc.contributor.advisorTIRTA, I Made
dc.contributor.authorWIJAYANTI, Ni Putu Ayu Astuti
dc.date.accessioned2019-04-25T02:19:47Z
dc.date.available2019-04-25T02:19:47Z
dc.date.issued2019-04-25
dc.identifier.nimNIM160220101037
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/90646
dc.description.abstractPenelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan logika dan penalaran siswa dalam menyelesaikan soal geometri berbasis budaya Bali. Penelitian ini menggunakan beberapa instrumen penelitian, meliputi soal dan kunci jawaban tes kemampuan logika dan penalaran pada soal geometri berbasis budaya Bali, rubrik penilaian kemampuan logika dan penalaran, dan pedoman wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah 6 siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Negara, yang meliputi masing-masing 2 siswa dari yang berkemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Level kemampuan matematika ditentukan dari hasil nilai HPAS matematika 32 siswa tersebut kemudian disusun tabel frekuensi dengan membuat 3 kategori kemampuan matematika. Pengambilan data dilaksanakan pada tanggal 28 Januari – 21 Februari Oktober 2018. Metode pengumpulan data penelitian meliputi metode dokumentasi, tes, dan wawancara. Hasil validasi dari semua instrument yakni soal dan kunci jawaban tes kemampuan logika dan penalaran, rubrik penilaian, dan pedoman wawancara baik dari segi konstruksi maupun isi, berturut-turut adalah 4,55; 4,56; dan 4,67. Artinya, keseluruhan dari instrumen penelitian tersebut dapat dikatakan valid. Pengambilan subjek penelitian dilakukan dengan metode snowball sampling hingga peneliti mendapatkan data yang telah dianggap data jenuh. Kriteria data jenuh dalam penelitian ini adalah ketika siswa menyelesaikan soal tes kemampuan logika dan penalaran terdapat kesesuaian antara tes tulis dengan wawancara. Setelah dilakukan analisis, diperoleh hasil bahwa siswa yang berkemampuan matematika tinggi memiliki beberapa kecenderungan dalam logika dan penalarannya, yaitu cenderung untuk dapat menuliskan hal yang diketahui dan ditanyakan dengan lengkap serta dapat menuliskan semua alasan dari setiap langkah penyelesaiannya. Siswa tersebut juga cenderung menjawab dengan benar dalam menarik suatu kesimpulan. Sedangkan siswa yang berkemampuan matematika sedang memiliki beberapa kecenderungan dalam logika dan penalarannya, yaitu cenderung untuk dapat menuliskan hal yang diketahui dan ditanyakan dengan lengkap, serta siswa cenderung dapat menuliskan sebagian besar alasan dari langkah penyelesaiannya. Siswa tersebut juga cenderung dapat menarik suatu kesimpulan dengan benar. Siswa berkemampuan matematika rendah memiliki beberapa kecenderungan dalam logika dan penalarannya, yaitu cenderung untuk dapat menuliskan hal yang diketahui dan ditanyakan dengan kurang lengkap, serta siswa cenderung dapat menuliskan sebagian kecil alasan dari langkah penyelesaiannya. Siswa berkemampuan matematika rendah cenderung kurang tepat dalam menarik kesimpulan.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.relation.ispartofseries160220101037;
dc.subjectKemampuan Logikaen_US
dc.subjectPenalaran Siswaen_US
dc.subjectGeometrien_US
dc.titleAnalisis Kemampuan Logika Dan Penalaran Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Geometri Berbasis Budaya Balien_US
dc.typeUndergraduat Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record