Pengaruh Besaran Laba, Besaran Hutang, Total Aset Terhadap Keikutsertaan Program Tax Amnesty Dengan Manajemen Laba Sebagai Variabel Intervening (Studi Empiris pada Induk Koperasi Syari’ah Indonesia)

DSpace/Manakin Repository

Show simple item record

dc.contributor.advisor Sayekti, Yosefa
dc.contributor.advisor Wardayati, Siti Maria
dc.contributor.author ARIFIN, Zainul
dc.date.accessioned 2018-09-28T09:07:55Z
dc.date.available 2018-09-28T09:07:55Z
dc.date.issued 2018-09-28
dc.identifier.other 150820301010
dc.identifier.uri http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/87493
dc.description.abstract Besaran utang dan total aset yang terdapat dalam laporan keuangan koperasi syari’ah secara langsung berpengaruh terhadap praktek manajemen laba dan keikutsertaan program tax amnesty yang diikuti oleh koperasi induk syari’ah dapat dipengaruhi oleh besaran laba dengan total aset yang besar, sedangkan secara tidak langsung besaran laba, besaran utang dan total aset terhadap keikutsertaan program tax amnesty dengan melalui manajemen ternyata tidak berpengaruh. Hal ini membuktikan bahwa besarnya laba dan total aset yang dimiliki wajib pajak akan berdampak pada tingkat kekhawatiran terhadap administrasi wajib pajak yang sudah dilakukan sebelumnya akan semakin besar, sehingga dalam rangka mengamankan perusahaan dari pemeriksaan pajak koperasi akan mengambil langkah dengan cara mengikuti program tax amnesty. Semakin besar utang dan total aset yang dimiliki kecenderungan koperasi dalam melakukan manajemen laba juga semakin besar. Akan tetapi praktek manajemen laba justru bukan alasan utama kenapa wajib pajak mengikuti program tax amnesty dikarenakan manfaat program tax amnesty tidak akan datang dua kali dan sangat menguntungkan untuk keberlangsungan koperasi kedepannya. Penelitian dilakukan pada koperasi yang tergabung dalam Induk Koperasi Syari’ah sampai dengan tahun 2016. Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan dalam mempertimbangkan kebijakan – kebijakan yang akan diberlakukan oleh pemerintah dalam hal ini adalah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) agar dapat menggali potensi-potensi penerimaan pajak pada wajib pajak yang tidak mengikuti program tax amnesty dan yang paling utama adalah awasi wajib pajak yang memiliki besaran hutang dan total aset yang besar karena disitu ada potensi praktek manajemen laba. Bagi koperasi yang menjadi sampel penelitian hasil temuan ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan dalam pembuatan keputusan dalam melakukan manajemen laba, karena sebetulnya kewajiban pajak tidak perlu dihindari melainkan harus dipatuhi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Model pengujian yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis). Populasi dalam penelitian ini adalah koperasi yang tergabung dalam induk koperasi syariah dan yang bersedia memberikan data keuagannya, dengan populasi sejumlah 491 koperasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling (purposive sampling), bertujuan untuk memperoleh sampel 144 koperasi yang memenuhi kriteria. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.subject Laba en_US
dc.subject Hutang en_US
dc.subject Tax Amnesty en_US
dc.subject Variabel Intervening en_US
dc.title Pengaruh Besaran Laba, Besaran Hutang, Total Aset Terhadap Keikutsertaan Program Tax Amnesty Dengan Manajemen Laba Sebagai Variabel Intervening (Studi Empiris pada Induk Koperasi Syari’ah Indonesia) en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Pencarian


Browse

My Account