Show simple item record

dc.contributor.authorFandi Ahmad Sultoni
dc.date.accessioned2013-08-27T01:59:19Z
dc.date.available2013-08-27T01:59:19Z
dc.date.issued2013-08-27
dc.identifier.nimNIM070210201110
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/865
dc.description.abstractPerilaku seks sual di kalangan mahasiswa ini, semakin mengawatirkan dan perlu mendapatkan perhatian di khusus dari semua pihak. Hal ini di buktikan semakin banyaknya remaja yang melakukan hubungan seksual pra nikah, bahkan di temukan adanya perilaku seks bebas di kalangan mahasiswa. Salah satu penyebab pendorong bagi mahasiswa melakukan perilaku seks adalah akibat dampak dari media internet yang banyak menyajikan perilaku, gambar, film porno dan cyber sex. Penelitian ini di awali dengan suatu permasalahan, yaitgu bagaimanakah dampak media internet terhadap perilaku seks bebas di kalangan mahasiswa di jember tahun 2012. Adapun tujuan yang ingin di peroleh untuk mengethui ada tidaknya dampak media internet terhadap perilaku seks bebas di kalmngan mahasiswa,melalui metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Penentuan informan dilakukan dengan tekni snow ball terhadap 15 informan. Data penelitian diolah menggunakan dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis data dampak media internet terhadap perilaku seks bebas di kalangan mahasiswa yaitu mahasiswa yang melakukan perilaku seks bebas dalam kategori ringan ada 5 orang atau (33,33%) dikarenakan mahaisswa tersebut Perilaku seks bebas dalam kategori rendah yaitu berkencan berpelukan, berpegangan tangan dan ciuman bibir. Hal ini dikarenakan subyek menganggap hubungan yang wajar di dalam berpacaran adalah hubungan yang biasa-biasa begitu pula dalam hubunga seks bebas,berpelukan dan ciuman bibir adalah hal yang wajar. Jika hubungan yang dilakukan lebih sekedar berpelukan terus berciuman, maka hubungan yang terjadi bukan hanya sekedar pacaran tetapi lebih dari berpacaran. Dan yang melakukan perilaku seks bebas dengan tingkat sedang ada 8 orang (53,33%). Kategori seks bebas tingkat sedang memasuki tahap masturbasi, meraba-raba dan petting. Hal ini di karenakan subyek tidak memiliki pasangan untuk memuaskan diri seta rasa takut subyek untuk melakukanya, seperti takut bertanggung jawab bila pasangan seksnya hamil dan merasa takut bila terkena penyakit kelamin. dan yang melakukan seks bebas dengan kategori tinggi yaitu ada 2 orang (13,33%) Perilakuk seks bebas dalam kategori tinggi yaitu melakukan hubungan kelamin (bersetubuh). Hal ini dikarenakan subyek merasa terlanjur sayang dan terlanjur cinta serta kedua subyek ini merasa yakin bahwa pasangan seksnya sekarang ini akan menjadi pendamping hidupnya kelak. Bahakan dlam melakukan hubungan seks kedua subyek merasa tidak ada katapenyesalan dalam melakukanya bahkan tidak ada rasa takut bila terjadi kehamilan. Keismpulan dalam penelitian ini sebagai berikut: 1. bahwa ada dampak negatif media internet terhadap perilaku seks bebas di kalangan mahasiswa di jember tahun 2012, manfaat yang diperoleh dari hasil penelitian ini bagipara mahasiswa dapat memberikan gambaran tentang dampak media internet terhadap perilaku seks bebas di kalangan mahasiswa. Bagi peneliti merupakan suatu bahan kajian untuk mencari peyebab perilaku seks dan mencari jalan keluarnya.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries070210201110;
dc.subjectINTERNET, PERILAKU SEKS BEBAs, MAHASISWAen_US
dc.titleDAMPAK MEDIA INTERNET TERHADAP PERILAKU SEKS BEBAS DIKALANGAN MAHASISWA (Studi Kasus Pada Mahasiswa di Jember Tahun 2012)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record