Show simple item record

dc.contributor.advisorDjaja, Sutrisno
dc.contributor.advisorSukidin
dc.contributor.authorFIRDAUSYA, DIAH
dc.date.accessioned2017-10-26T04:26:55Z
dc.date.available2017-10-26T04:26:55Z
dc.date.issued2017-10-26
dc.identifier.nim100210301036
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/82695
dc.description.abstractZaman yang semakin modern ditandai dengan bertambahnya pengetahuan dan meluasnya pikiran manusia. Sama halnya dengan pemikiran seorang wanita yang telah berkembang ke arah yang lebih maju. Wanita yang masih lajang ataupun wanita yang telah berkeluarga menginginkan kehidupan mapan dari segi ekonomi. Dalam penelitian ini menitikberatkan pada peran wanita sebagai ibu rumah tangga dan guru. Alasan mengangkat guru sebagai obyek pembahasan adalah karena mayoritas wanita memilih profesi ini dalam kehidupan karir mereka . Dewasa ini semakin banyak wanita yang memilih berprofesi sebagai guru, awalnya disebabkan profesi guru dianggap sebagai profesi yang memiliki fleksibiltas waktu, tuntutan yang tidak terlalu tinggi dan kesejahteraan yang memadai sehingga akan lebih mudah bagi guru untuk menjalankan peran ganda. Namun seiring berjalannya waktu, tuntutan akan kualitas guru semakin tinggi. Sehingga menyebabkan semakin sedikit waktu yang dimiliki guru dalam keluarganya. Boulding dalam kusnadi (2001:3-4) menyatakan bahwa wanita memiliki 3 peran utama yaitu breeder, feeder, dan producer. Peran pertama berkaitan dengan pemeliharaan dan pengasuhan anak – anak. Peranan kedua berhubungan dengan tanggung jawab eksklusif wanita dalam memberikan makan kepada anggota keluarga. Kedua peranan ini berkaitan dengan peran wanita sebagai ibu dan seorang istri atau bisa dikatakan sebagai peran domestik perempuan. Peran ketiga berkaitan dengan peran publik wanita dimana para wanita terlibat dalam kegiatan perekonomian untuk mencari nafkah keluarga Konsep-konsep tersebut memberikan gambaran bahwa peranan wanita telah melebar tidak hanya berperan tunggal sebagai ibu rumah tangga. Namun peran wanita telah berkembang menjadi peran ganda sebagai ibu rumah tangga dan wanita karir. Perkembangan ini didukung oleh pengetahuan serta pendidikan wanita yang semakin maju setara dengan laki-laki. Faktor pendidikan telah merubah mindset seorang wanita untuk bisa lebih mapan dan lebih maju. Tujuannya bukan untuk hanya untuk diri sendiri melainkan untuk keluarga dan orang sekitarnya. Wanita yang bekerja dapat menambah penghasilan keluarga dan membantu menabung untuk masa depan anak-anaknya kelak. Perumusan masalah yang akan diungkapkan dalam tulisan ini adalah mengenai peranan wanita yang berperan ganda dan wanita karir dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. hal yang mendorong wanita untuk bekerja, respon suami terhadap istri yang bekerja dan alokasi pendapatan keluarga untuk memenuhi kebutuhan guna meningkatkan kesejateraan keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunujukkan bshwa wanita yang berprofesi sebagai guru telah mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya dan berkontribusi dalam membantu pendapatan keluarganya. Dibuktikan dengan nilai kontribusi diatas 35 persenen_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectPeran Ganda Wanitaen_US
dc.subjectGuruen_US
dc.subjectMeningkatkan Kesejahteraan Keluargaen_US
dc.titlePERAN GANDA WANITA YANG BERPROFESI SEBAGAI GURU DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (Studi kasus di Desa Tampo Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi)en_US
dc.typeUndergraduat Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record