Show simple item record

dc.contributor.advisorRasni, Hanny
dc.contributor.advisorKushariyadi
dc.contributor.authorSetyorini, Dwi Yoga
dc.date.accessioned2017-10-23T03:31:06Z
dc.date.available2017-10-23T03:31:06Z
dc.date.issued2017-10-23
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/82458
dc.description.abstractNutrisi adalah makanan yang terdiri dari beragam makanan dalam jumlah dan porsi yang sesuai sehingga kebutuhan nutrisi seseorang dapat terpenuhi. Nutrisi juga merupakan unsur penting untuk proses pertumbuhan dan perkembangan balita. Kebutuhan nutrisi pada tubuh yang tidak terpenuhi akan mengakibatkan permasalahan nutrisi. Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang masih mempunyai permasalahan tentang nutrisi balita. Berdasarkan hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2014 Jawa Timur mencapai prevalensi kurang gizi sebesar 12,30%, yaitu sebesar 10,3% berat badan kurang dan 2,0% berat badan sangat kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan perilaku pemberian nutrisi pada balita di Desa Kemuning Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan cross sectional dengan proportionate stratified random sampling yaitu sampel penelelitian sebanyak 83 ibu yang mempunyai anak balita. Instrumen penelitian menggunakan koesioner yang terdiri dari 14 item pernyataan tingkat pengetahuan ibu dengan kategori rendah, sedang, dan baik. Jenis koesioner yang ke dua terdiri dari 29 item pernyataan perilaku pemberian nutrisi pada balita usia 0 – 6 bulan, 13 item pernyataan perilaku pemberian nutrisi pada balita usia 7 – 12 bulan, 12 item pernyataan perilaku pemberian nutrisi pada balita usia 13 - 24 bulan, dan 15 item pernyataan perilaku pemberian nutrisi pada balita usia 25 – 60 bulan dengan kategori kurang, cukup, dan baik. Hasil tingkat pengetahuan ibu pada kategori rendah sebanyak 13 ibu (15,7%), kategori sedang sebanyak 49 ibu (59%), dan kategori baik sebanyak 21 ibu (25,3%), sedangkan hasil perilaku ibu dalam pemberian nutrisi pada balita dalam kategori kurang sebanyak 5 ibu (6,1%), kategori cukup sebanyak 49 ibu (59%), dan kategori baik sebanyak 29 ibu (34,9%). Hasil uji statistik menggunakan spearman rank dengan p value = 0,001 (p < 0,05) yang artinya Ha diterima dan nilai r = 0,583 artinya artinya kekuatan korelasi sedang antara tingkat pengetahuan ibu dengan perilaku pemberian nutrisi pada balita. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu dengan perilaku pemberian nutrisi pada balita di Desa Kemuning Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember. Peran perawat komunitas ialah memberikan edukasi pada ibu tentang pemenuhan nutrisi balita untuk menghindari terjadinya gizi kurang pada balita. Demikian pula dengan bertambahnya pengetahuan dan perilaku ibu dalam melakukan pemberian nutrisi, ibu dapat menjaga keadaan gizi anak dalam kategori gizi baik dan mencegah terjadinya kurang gizi.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectPENGETAHUAN IBUen_US
dc.subjectNUTRISIen_US
dc.subjectPERILAKU BALITAen_US
dc.titleHUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN PERILAKU PEMBERIAN NUTRISI PADA BALITA DI DESA KEMUNING KECAMATAN ARJASA KABUPATEN JEMBERen_US
dc.typeUndergraduat Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record