Show simple item record

dc.contributor.authorAsihta, Uswatun
dc.date.accessioned2017-08-10T03:43:39Z
dc.date.available2017-08-10T03:43:39Z
dc.date.issued2017-08-10
dc.identifier.nim122110101099
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/80975
dc.description.abstractMinyak goreng salah satu kebutuhan pokok manusia sebagai salah satu bahan dalam pengolahan bahan makanan. Minyak goreng berfungsi sebagai medium penghantar panas, menambah rasa gurih, menambah nilai gizi dan kalori dalam bahan pangan. Penggunaan minyak goreng secara berulang bertujuan untuk mengurangi pengeluaran bagi para pedagang makanan. Minyak goreng tersusun dari beberapa macam asam lemak. Asam lemak tak jenuh jamak pada minyak yang digunakan menggoreng secara berulang akan berubah menjadi asam lemak tak jenuh “trans”. Asam lemak ini meningkatkan kadar kolesterol LDL dan bersamaan juga menurunkan kadar kolesterol HDL. Tingginya kadar kolesterol total dalam plasma darah, kolesterol LDL, kolesterol Very Low Density Lipoprotein (VLDL) serta rendahnya kolesterol HDL berhubungan dengan aterosklerosis koroner yang juga berisiko terhadap penyakit jantung koroner. Adsorben merupakan cara sederhana dan efisien dalam pemurnian minyak jelantah salah satunya menggunakan adsorben arang aktif. Kayu jati dapat digunakan sebagai arang aktif karena memiliki kandungan karbon tinggi, termasuk golongan kayu keras, berporipori banyak dan berat jenis tinggi. Penggunaan arang aktif ini dapat menurunkan kadar asam lemak bebas (ALB) pada minyak yang telah memiliki kadar ALB tinggi. Penelitian sebelumnya hanya menguji kualitas minyak goreng yang telah diberikan arang aktif saja. Dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui kualitas arang aktif dari limbah kayu jati sebagai adsorben minyak goreng bekas dan sekaligus pemanfaatan limbah kayu jati, serta untuk mengetahui keamanan minyak daur ulang terhadap profil lipid kolesterol total, trigliserida, kolesterol-HDL pada mencit secara in vivo. Jenis penelitian ini adalah true experimental dengan rancangan post test only-control group design. Tahap pertama minyak curah, minyak jelantah, dan minyak pemurnian diuji bilangan asam masing-masing terdapat 9 replikasi. Kemudian dilanjutkan tahap kedua yaitu uji profil lipid yaitu kadar kolesterol total, trigliserida dan kolesterol-HDL. Mencit jantan balb-c berjumlah 24 dibagi dalam 4 kelompok yaitu kelompok kontrol (K), perlakuan I (X1), perlakuan II (X2), dan perlakuan III (X3). Setiap hari, 6 ekor mencit dalam tiap kelompok diberikan minyak 0,35 ml/20 grBB secara peroral. Selama 14 hari diinduksi, K diberikan aquades, X1 diberikan minyak curah, X2 diberikan minyak jelantah, dan X3 diberikan minyak hasil permurnian. Hari ke-15, mencit diambil darahnya melalui plexus orbital retro. Kualitas arang aktif limbah kayu jati adalah rendemen arang aktif 73,93%, kadar air 6,5%, kadar zat mudah menguap 19%, kadar abu 7%, kadar karbon terikat 80%, daya jerap iodin 780,62 mg/g. Bobot dan waktu optimum dari uji pendahuluan adalah 5% b/v dan 90 menit. Bilangan asam 3 macam minyak terdapat perbedaan signifikan berdasarkan uji kruskal wallis. Bilangan asam minyak curah (0,451%) berbeda signifikan dengan minyak jelantah (0,911%) dan bilangan asam minyak jelantah berbeda signifikan dengan minyak pemurnian (0,432%). Namun, seluruh kadar asam lemak bebas dari ketiga macam minyak ini telah melebihi ketentuan SNI 7709:2012 tentang minyak goreng kelapa sawit. Hasil kolesterol total seluruh kelompok melebihi batas normal 82,4 mg/dl. Data kolesterol total pada pengujian statistik menggunakan one way anova, hasil didapatkan bahwa terdapat minimal 1 kelompok yang memiliki perbedaan secara nyata yaitu kelompok X3 (122,23 mg/dL) terhadap kelompok K (86,99 mg/dL) dan kelompok X1 (88,03 mg/dL). Hasil trigliserida yang kurang dari kadar normal 100,3 mg/dl hanya kelompok minyak permurnian. Data trigliserida diuji statistik menggunakan kruskal wallis, hasil yang didapatkan bahwa terdapat minimal 1 kelompok yang memiliki perbedaan secara nyata yaitu kelompok kontrol terhadap ketiga kelompok perlakuan. Hasil kadar kolesterol-HDL seluruh kelompok perlakuan meningkat dibandingkan dengan kelompok kontrol. Data kolesterol- HDL diuji statistik menggunakan one way anova, hasilnya tidak terdapat perbedaan secara nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya penggunaan arang aktif kayu jati mampu mengikat asam lemak bebas minyak goreng dan mengontrol kadar trigliserida dan kolesterol-HDL pada profil lipid mencit namun kadar kolesterol total masih tinggi.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectARANG AKTIFen_US
dc.subjectLIMBAH KAYU JATIen_US
dc.subjectASAM LEMAK BEBASen_US
dc.subjectMINYAK JELANTAHen_US
dc.subjectLIPID MENCITen_US
dc.titlePENGGUNAAN ARANG AKTIF LIMBAH KAYU JATI SEBAGAI PENGIKAT ASAM LEMAK BEBAS PADA MINYAK JELANTAH TERHADAP PROFIL LIPID MENCITen_US
dc.typeUndergraduat Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record