Show simple item record

dc.contributor.advisorPrihandono, Trapsilo
dc.contributor.advisorSupriadi, Bambang
dc.contributor.authorImami, Widya Nur
dc.date.accessioned2017-08-10T02:47:44Z
dc.date.available2017-08-10T02:47:44Z
dc.date.issued2017-08-10
dc.identifier.nim120210102121
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/80956
dc.description.abstractDalam pelaksanaan pembelajaran IPA diperlukan perangkat pembelajaran yang mendukung, diantaranya bahan ajar. Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu guru IPA SMP di Puger, guru masih mengalami kesulitan dalam merancang bahan ajar pembelajaran IPA yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Gambar/ilustrasi didalam buku paket belum banyak memberikan contoh-contoh yang berkaitan dengan kehidupan siswa, selain itu gambar yang disajikan juga tidak menarik dan belum kontekstual. Dalam proses pembelajaran siswa cenderung pasif, tidak bersemangat dan malas membaca sehingga hanya menunggu penjelasan dari guru saja. Bahan ajar yang digunakan selama ini masih belum dapat membantu siswa belajar secara mandiri dan lebih menekankan pada aspek kognitif. Hal ini relevan dangan hasil penyebaran angket di beberapa SMP Negeri Kabupaten Jember tentang pembelajaran IPA, bahwa lebih kurang dari 70% siswa kurang menyenangi pelajaran IPA dan tidak memahami aplikasi pelajaran IPA dalam kehidupan sehari-hari, menurut siswa tampilan buku yang siswa gunakan membosankan dan kurang menarik. Pembelajaran kontekstual berkaitan dengan situasi dunia nyata siswa, dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hal tersebut strategi pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan ilmiah adalah Concept Mapping. Concept mapping (peta konsep) adalah suatu cara untuk memperlihatkan konsep-konsep dan proporsi-proporsi suatu materi yang akan dipelajari. Berdasarkan permasalahan tersebut, salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan mengembangkan modul IPA SMP berbasis kontekstual disertai concept mapping pada pokok bahasan perubahan benda-benda di sekitar ix kita. Sehingga, tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan validitas modul, mendeskripsikan efektivitas modul, mendeskripsikan respon siswa terhadap modul. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dirancang untuk menghasilkan produk berupa modul IPA SMP berbasis kontekstual disertai concept mapping pada pokok bahasan perubahan benda-benda di sekitar kita. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Sumber data dalam penelitian ini adalah lembar hasil validasi logic, validasi pengguna, lembar post-test siswa dan angket respon siswa terhadap modul. Responden dalam uji pengembangan ini adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 2 Puger yang berjumlah 40 siswa. Berdasarkan hasil validasi untuk validitas logis modul diperoleh sebesar 80,5% dengan tingkat validitas sangat valid. Sedangkan untuk validitas pengguna modul juga mencapai tingkat validitas sangat valid dengan skor 89,12%. Selanjutnya, modul yang dinyatakan sangat valid diuji keefektifannya melalui uji coba lapangan terbatas dan diperoleh skor efektifitas sebesar 93,6% dengan tingkat efektivitas sangat efektif, dan dari hasil analisis angket respon siswa menyatakan bahwa sebagian besar siswa setuju dengan dipergunakannya modul dalam pembelajaran IPA.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectModul IPA SMPen_US
dc.subjectKontekstualen_US
dc.subjectConcept Mappingen_US
dc.titlePENGEMBANGAN MODUL IPA SMP BERBASIS KONTEKSTUAL DISERTAI CONCEPT MAPPING (Studi pada Pokok Bahasan Perubahan Benda-benda di Sekitar Kita)en_US
dc.typeUndergraduat Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record