Show simple item record

dc.contributor.authorYUYUN SRI WAHYUNINGSIH
dc.date.accessioned2013-12-11T03:34:02Z
dc.date.available2013-12-11T03:34:02Z
dc.date.issued2013-12-11
dc.identifier.nimNIM100210274033
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8023
dc.description.abstractPelajaran matematika selama ini masih menjadi mata pelajaran yang dianggap suli bagi siswa. Minat belajar siswa terhadap mata pelajaran ini sangat rendah karena siswa merasa jenuh dengan pelajaran matematika. Di sisi lain pembelajaran matematika masih didominasi oleh guru sehingga aktivitas siswa di dalam kelas masih kurang. Kondisi ini tentunya merupakan permasalahan serius. Salah satu tujuan mata pelajaran matematika adalah memahami konsep matematika merupakan tujuan yang harus dicapai terlebih dahulu agar tujuan berikutnya lebih mudah tercapai. Pada aspek bilangan terdapat konsep perkalian bilangan cacah yang harus dipahami oleh siswa sekolah dasar kelas II. Untuk mencapai pemahaman konsep perkalian bukanlah hal yang mudah. Hingga saat ini banyak peserta didik yang mengalami kesulitan dalam menerima pelajaran perkalian. Hal ini akan menimbulkan masalah jika tidak segera dicari alternative pemecahannya, karena dalam pembelajaran matematika ada sebagian materi yang saling terkait, sehingga jika ada materi yang belum dimengerti akan mengganggu proses pembelajaran selanjutnya. Tujuan dari penelitian ini: (1) untuk mengetahui bagaimana aktifitas siswa selama proses pembelajaran dengan menerapkan teori Bruner pada perkalian bilangan; (2) untuk mengetahui bagaimana ketuntasan belajar siswa dengan menerapkan teori Bruner pada perkalian bilangan. Pengambilan data dilaksanakan di SD Negeri Kaliwining 01 Kelas II yang terdiri dari 25 siswa, 11 siswa dan 14 siswi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak 2 siklus. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan tes. Pengambilan data dilakukan mulai tanggal 20 Maret 2012 sampai 29 Maret 2012. Data yang dikumpulkan berupa aktivitas siswa, aktivitas guru, dan tes individu. Rata-rata aktivitas siswa pada setiap siklusmeningkat, yaitu 92,08%; 96%. Ketuntasan Belajar siswa juga meningkat pada siklus I mencapai 88% dan pada siklus II mencapai 96%. Berdasarkan KKM mata pelajaran matematika yang telah ditetapkan di SDN Kaliwining 01 hasil belajar siswa dapat dikatakan tuntas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah siswa mengalami peningkatan aktivitas dan hasil belajar pada materi perkalian. Namun ada beberapa kendala yang terjadi selama proses pembelajaran sedang berlangsung diantaranya siswa masih kesulitan dalam mengerjakan soal pada tahap ikonik dan siswa kurang teliti dalam mengerjakan perkalian sebagai penjumlahan berulang. Penerapan teori Bruner ini dapat memberikan kondisi belajar yang menyenangkan, meningkatkan aktivitas siswa, membantu siswa dalam memahami konsep perkalian mengakibatkan hasil belajar siswa kelad II SDN Kaliwining 01 meningkat.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries100210274033;
dc.subjectHasil Belajar, Teori Bruner, Perkalian Bilanganen_US
dc.titlePENERAPAN TEORI BRUNER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PERKALIAN BILANGAN PADA SISWA KELAS II SDN KALIWINING 01 TAHUN PELAJARAN 2011/2012en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record