Show simple item record

dc.contributor.advisorRahayu Sri Pujiati
dc.contributor.advisorPrehatin Trirahayu Ningrum
dc.contributor.authorImtiyaz, Andi Hilman
dc.date.accessioned2017-03-09T01:59:35Z
dc.date.available2017-03-09T01:59:35Z
dc.date.issued2017-03-09
dc.identifier.nim122110101042
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/79561
dc.description.abstractPangan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang sepenuhnya menjadi hak asasi manusia dimana saat ini konsumen semakin selektif dalam memilih jenis pangan yang akan dikonsumsi. Oleh karena itu, diperlukan suatu pengawasan terhadap diterapkannya hygiene sanitasi makanan untuk memenuhi persyaratan keamanan dan mutu pangan bagi kepentingan kesehatan manusia. Sebagian besar makanan yang beredar dihasilkan oleh Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP). Kabupaten Jember memiliki jumlah IRTP sebanyak 490 Industri yang telah terdaftar dari tahun 2012-2015. Kecamatan Kaliwates memiliki jumlah IRTP yang paling banyak yaitu berjumlah 99 Industri. Salah satu keterangan yang wajib ada pada label pangan produksi IRTP adalah nomor P-IRT. Permasalahan yang terjadi saat ini masih ditemukan pangan produksi IRTP yang memiliki nomor P-IRT tidak sesuai dengan ketentuan pada Peraturan BPOM RI Tahun 2012. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nomor P-IRT pada label pangan produksi IRTP di Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh IRTP di Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember yang berjumlah 99 Industri. Besar sampel pada penelitian ini sebesar 50 Industri yang diambil berdasarkan teknik simple random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan teknik wawancara dan observasi menggunakan kuesioner, panduan wawancara, checklist, dan lembar observasi untuk mengetahui karakteristik pemilik IRTP, kebijakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, kepemilikan izin edar pangan dan kendala IRTP, pelaksanaan SPP-IRT, serta nomor P-IRT pada label pangan produksi IRTP. Kemudian data diolah secara deskriptif yaitu dalam bentuk tabel dan teks. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik pemilik IRTP 52% berjenis kelamin perempuan, 56% berpendidikan tinggi, 72% memiliki masa kerja 1-5 tahun, 88% memiliki tingkat pengetahuan tinggi, dan 94% memiliki sikap positif. Kegiatan yang telah dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember adalah pembinaan dan pengawasan kepada IRTP namun tidak dapat dilakukan secara optimal karena terkendala waktu, tenaga, dan biaya. IRTP sebanyak 66% telah memiliki nomor P-IRT dan tidak menemukan kendala yang berarti dalam memperoleh SPP-IRT. Sebesar 75.76% pelaksanaan SPP-IRT yang dilakukan pemilik IRTP, 68.18% pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, dan 100% nomor P-IRT pada label pangan produksi IRTP telah sesuai dengan ketetapan Peraturan Kepala BPOM RI Tahun 2012. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Jember sebagai instansi yang mengawasi keamanan makanan untuk tetap melakukan pembinaan dan pengawasan kepada IRTP secara berkala sehingga nantinya IRTP dapat menghasilkan pangan yang bermutu, layak dikonsumsi, dan aman bagi kesehatan konsumen.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectNomor P-IRTen_US
dc.subjectlabelen_US
dc.subjectPanganen_US
dc.subjectProduksi IRTPen_US
dc.titleANALISIS NOMOR P-IRT PADA LABEL PANGAN PRODUKSI IRTP DI KECAMATAN KALIWATES KABUPATEN JEMBERen_US
dc.typeUndergraduat Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record