Show simple item record

dc.contributor.authorZulniar Mahanani Pramudyaningrum
dc.date.accessioned2013-12-10T04:23:07Z
dc.date.available2013-12-10T04:23:07Z
dc.date.issued2013-12-10
dc.identifier.nimNIM072210101074
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/7394
dc.description.abstractRadiasi ultraviolet (UV) matahari dibedakan menjadi UVA (320-400 nm), UVB (290-320 nm), dan UVC (di bawah 200 nm). UVC disaring oleh stratosfer, sedangkan UVA dan UVB mampu mencapai permukaan bumi. Pemajanan UVA dan UVB secara akut maupun kronis dapat menimbulkan efek terhadap kulit, antara lain menyebabkan erythema dan tanning. Secara normal, kulit memiliki perlindungan alamiah terhadap sinar UV. Jika pemajanan terjadi secara berlebihan, maka kulit membutuhkan perlindungan tambahan terhadap sinar UV, misalnya dengan menggunakan kosmetik tabir surya. Bahan tabir surya yang digunakan adalah benzophenone-3 sebagai UVA filter dan octyl methoxycinnamate sebagai UVB filter. Keduanya tergolong ke dalam tabir surya kimia (chemical absorbents). Penggunaan tabir surya kimia seringkali dikombinasikan dengan bahan tabir surya fisik untuk untuk meningkatkan efektivitasnya. Tabir surya fisik yang digunakan adalah zink oksida. Efektivitas sediaan tabir surya juga dipengaruhi oleh derajat keasaman (pH) sediaan, sehingga di dalam sediaan tabir surya seringkali ditambahkan senyawa AHA seperti asam laktat sebagai acidifying agent. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh asam laktat dan zink oksida. Optimasi perlu dilakukan dalam penelitian ini untuk menetapkan komposisi keduanya. Penelitian ini dilakukan berdasarkan desain faktorial dengan dua level sehingga diperlukan empat rancangan formula, yaitu F(1), Fa, Fb, dan Fab. Sediaan tabir surya dibuat dalam basis krim o/w. Evaluasi sifat fisika kimia yang dilakukan meliputi evaluasi organoleptis, tipe krim, viskositas, daya sebar, dan pH. Evaluasi efektivitas tabir surya yang dilakukan meliputi penentuan nilai SPF, % transmisieritema dan % transmisi pigmentasi. Respon yang dipilih dalam tahap penentuan formula optimum adalah respon pH dan SPF, dengan kriteria respon pH berkisar antara 3,5-6,5 dan kriteria respon SPF antara 8-30en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries072210101074;
dc.subjectKRIM TABIR SURYAen_US
dc.titleOPTIMASI KOMPOSISI ASAM LAKTAT DAN ZINK OKSIDA DALAM KRIM TABIR SURYA KOMBINASI BENZOPHENONE-3 DAN OCTYL METHOXYCINNAMATE DENGAN DESAIN FAKTORIALen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record