Show simple item record

dc.contributor.authorSetiawati, Tri Candra, Dr. M.Si.
dc.contributor.authorKurrohman, Taufik, SE.,MSA.,Ak.,CA.,QIA
dc.date.accessioned2016-04-28T04:32:07Z
dc.date.available2016-04-28T04:32:07Z
dc.date.issued2016-04-28
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/73638
dc.descriptionBOPTN Pendanaan 2015en_US
dc.description.abstractSeiring dengan disahkannya undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa dan permendagri 113 tahun 2015 tentang pedoman teknis pengelolaan dana desa, maka setiap desa yang ada diseluruh desa akan diberi suntikan dana melalui APBN untuk pembangunan di desa masing-masing. Secara bertahap setiap desa nantinya akan mendapatkan dan sebesar 1 milyar rupiah untuk pembangunan desanya. Disisi lain, kesiapan dari aparatur desa dalam hal pertanggungjawaban pengelolaan keuangan desa masih menjadi permasalahan utama seluruh desa saat ini. Mayoritas dari desa-desa yang ada masih belum mampu melakukan pertanggungjawaban secara mandiri. Kondisi ketidaksiapan aparatur desa dalam akuntabilitas keuangannya tentu disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah karena personalia yang belum memahami pola akuntabilitas yang diterapkan oleh pemerintah pusat atau daerah. Hal ini membuat penatausahaan keuangan desa yang disusun menjadi tidak sesuai standar yang berlaku dan membutuhkan waktu yang lama untuk penyelesaiannya. Hal ini tentu akan memperlambat pencairan dana berikutnya yang juga akan berdampak pada perlambatan pelaksanaan program-program pembangunan desa. Metode pendekatan yang ditawarkan kepada pemerintah desa Kemiren kecamatan Glagah kabupaten Banyuwangi adalah memberikan pendidikan dan pelatihan penerapan ilmu dan teknologi dalam identifikasi potensi desa berikut pengelolaan keuangan desa. Di sini akan dikenalkan aplikasi penatausahaan yang didesain secara khusus dan mudah untuk dipahami oleh masyarakat desa dengan mengoperasionalkan aplikasi yang diberi nama SIMPODES, aparatur desa diharapkan mampu menyusun laporan keuangan dan pertanggungjawaban keuangan desa secara cepat dan cermat. Dengan aplikasi SIMPODES ini, aparatur akan sangat mudah untuk melakukan percepatan program-program pembangunan masyarakat desa. Rencana kegiatan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah pertama penyusunan desain dan aplikasi penatausahaan desa, kedua pembuatan diktat materi pelatihan dan penyebaran undangan pelatihan, ketigamemberikan penyuluhan tentang penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi aplikasi SIMPODES, keempat memberikan penyuluhan dan pendampingan tentang penerapan SIMPODES, serta kelima evaluasi pemanfaatan aplikasi SIMPODES bagi desa Kemiren, Kec Glagah Kab Banyuwangi.en_US
dc.description.sponsorshipDitlitabmasen_US
dc.language.isoiden_US
dc.relation.ispartofseriesBOPTN 2015;
dc.subjectBOPTN 2015en_US
dc.subjectAplikasi SIMPODESen_US
dc.titlePENINGKATAN KEMAMPUAN ANALISA POTENSI DESA BERBASIS KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT OSINGen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

  • CSR-Hibah BOPTN [19]
    Koleksi Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat Hibah BOPTN

Show simple item record