Show simple item record

dc.contributor.advisorElfiah, Ulfa
dc.contributor.advisorDian Sofiana, Kristianningrum
dc.contributor.authorKurniawan Hidayat, Fajar
dc.date.accessioned2016-01-26T02:41:02Z
dc.date.available2016-01-26T02:41:02Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/72315
dc.description.abstractAngka kejadian Diabetes Mellitus di Indonesia terus meningkat. Terdapat beberapa komplikasi pada kondisi penderita diabetes, salah satunya adalah ulkus diabetik. Ulkus diabetik pada penderita diiabetes dapat meningkatkan resiko amputasi dan perawatan dengan biaya mahal, maka dibutuhkan alternatif pegobatan seperti pada tanaman bidara upas (Merremia mammosa (Lour)) yang memiliki kandungan antiinflamasi dan antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan jumlah makrofag pada luka insisi pada tikus wistar jantan hiperglikemi antara pemberian ekstrak umbi bidara upas (Merremia mammosa (Lour)) dengan NaCl. Uji in vivo dilakukan dengan membuat luka insisi pada punggung tikus dan dirawat sesuai kelompok perlakuan yaitu kontrol positif menggunakan salep gentamycin 5%, kontrol negatif NaCl, dan kelompok perlakuan ekstrak umbi bidara upas (Merremia mammosa (Lour)) dengan dosis P1 (100mg), P2 (200mg), P3 (400mg). Data didapatkan dari penghitungan jumlah makrofag pada pemeriksaan histopatologi. Hasil penelitian didapatkan jumlah makrofag 0,36 sel/lapang pandang pada kontrol negatif, 0,52 sel/lapang pandang pada kontrol positif, 0,48 sel/lapang pandang pada semua pemberian esktrak umbi bidara upas. Analisis data menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan dengan nilai p=0,729. Kesimpulannya adalah tidak terdapat perbedaan bermakna antara pemberian ekstrak umbi bidara upas dan NaCl pada luka insisi full thickness tikus wistar jantan hiperglikemien_US
dc.publisherUNEJ PRESSen_US
dc.relation.ispartofseriesArtikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa;
dc.subjectDiabetes Mellitusen_US
dc.subjectekstrak umbi bidara upasen_US
dc.subjectluka insisien_US
dc.titlePerbandingan Jumlah Makrofag pada Luka Insisi Full Thickness antara Pemberian Ekstrak Umbi Bidara Upas (Merremia mammosa (Lour)) dengan NaCl pada Tikus Wistar Jantan (Comparison of The Number of Macrophage in Full Thickness Wound Incision between Merremia mammosa Extract Treatment and NaCl in Male Wistar Rats)en_US
dc.typeStudent Paperen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

  • SRA-Medical [328]
    Koleksi Artikel Hasil Penelitian Mahasiswa S1 Bidang Kesehatan (FF, FKM, FK, FKG, PSIK)

Show simple item record