Show simple item record

dc.contributor.advisorUmayah Ulfa, Evi
dc.contributor.advisorAmrun Hidayat, Mochammad
dc.contributor.authorYunindarwati, Estika
dc.date.accessioned2016-01-07T02:18:32Z
dc.date.available2016-01-07T02:18:32Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/70608
dc.description.abstractBentuk isoflavon utama dalam kedelai (Glycine max (L.) Merr.) adalah aglikon, padahal senyawa isoflavon aglikon memiliki bioaktivitas yang lebih baik. Fermentasi dapat mengubah isoflavon glikosida menjadi aglikon. Pada penelitian ini, kedelai difermentasi menggunakan Aspergillus oryzae. Fermentasi dilakukan selama 3 hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar genistein kedelai terfermentasi A. oryzae. Genistein merupakan isoflavon terbesar yang terkandung di dalam kedelai, digunakan sebagai marker. Genistein dipisahkan dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) menggunakan campuran toluen:etil asetat:aseton:asam format (20:4:2:1) sebagai fase gerak. Pengukuran densitometri dilakukan pada 266 nm. Hasil penetapan kadar genistein menunjukkan kadar genistein ekstrak kedelai terfermentasi adalah 0,1256 ± 2,10-3 b/ben_US
dc.publisherUNEJ PRESSen_US
dc.relation.ispartofseriesArtikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa;
dc.subjectkedelai terfermentasien_US
dc.subjectAspergillus oryzaeen_US
dc.subjectkadar genisteinen_US
dc.subjectKLT densitometrien_US
dc.titlePengaruh Fermentasi Aspergillus oryzae terhadap Kadar Genistein Kedelai (Glycine max) (Aspergillus oryzae Effect on Genistein Content of Soybean (Glycine max))en_US
dc.typeStudent Paperen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

  • SRA-Medical [328]
    Koleksi Artikel Hasil Penelitian Mahasiswa S1 Bidang Kesehatan (FF, FKM, FK, FKG, PSIK)

Show simple item record