PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SEJARAH MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK PADA SISWA KELAS X-1 SMA MUHAMMADIYAH 3 JEMBER SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2012/2013

DSpace/Manakin Repository

Show simple item record

dc.contributor.author Nurul Umamah, Nurul
dc.contributor.author Sumardi
dc.contributor.author Moh Imron Rosidi, Moh
dc.date.accessioned 2015-06-24T01:57:03Z
dc.date.available 2015-06-24T01:57:03Z
dc.date.issued 2013
dc.identifier.uri http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/62704
dc.description.abstract Siswa kelas X-1 di SMA Muhammadiyah 3 Jember tidak tertarik mengikuti pelajaran sejarah terlihat pada saat pembelajaran sejarah berlangsung. Guru sejarah masih menggunakan metode pembelajaran konvensional dan penugasan sehingga siswa tidak aktif dalam mengikuti pembelajaran. Guru sejarah jarang sekali menggunakan metode pembelajaran efektif yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam belajar di kelas sehingga timbul perasaan jenuh dan bosan pada siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik siswa, dimana karakteristik siswa kelas X-1 di SMA Muhammadiyah 3 Jember tidak tertarik dalam mengikuti pembelajaran sejarah, siswa merasa cepat jenuh dalam menerima pelajaran, siswa memiliki daya ingat yang lemah, dan siswa malas dalam membaca materi pelajaran. Metode pembelajaran yang sesuai dengan kondisi siswa kelas X-1 terutama dalam mata pelajaran sejarah adalah metode pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini dapat dilihat dari persentase aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Aktivitas belajar siswa pada pra siklus 61,11%, siklus I mencapai 70,83%, dan siklus II persentase aktivitas belajar siswa mencapai 85,76%. Ketuntasan hasil belajar siswa pra siklus pada aspek kognitif 68,75%, aspek afektif dan psikomotorik tidak diperoleh, ketuntasan hasil belajar siswa siklus I pada aspek kognitif 75%, aspek afektif 78,12%, dan aspek psikomotorik 75%, sedangkan ketuntasan hasil belajar siklus II pada aspek kognitif 87,5%, aspek afektif 90,62%, dan aspek psikomotorik 87,5%. Berdasarkan keterangan di atas menunjukkan adanya peningkatan persentase aktivitas belajar dan ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal antara pra siklus, siklus I, dan siklus II. en_US
dc.publisher UNEJ en_US
dc.subject aktivitas en_US
dc.subject hasil belajar en_US
dc.subject metode pembelajaran kooperatif en_US
dc.subject Talking Stick en_US
dc.title PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SEJARAH MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK PADA SISWA KELAS X-1 SMA MUHAMMADIYAH 3 JEMBER SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2012/2013 en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • SRA-Education [1352]
    Koleksi Artikel Hasil Penelitian Mahasiswa S1 Bidang Pendidikan (FKIP)

Show simple item record

Pencarian


Browse

My Account