Peran Aktor dalam Pengentasan Stunting untuk Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia di Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Abstract

Pembangunan berkelanjutan menekankan peningkatan kualitas hidup melalui penguatan sumber daya manusia sejak dini. Stunting menjadi salah satu hambatan utama karena berdampak pada rendahnya pendidikan, keterampilan kerja, serta peningkatan risiko kemiskinan dan stagnasi ekonomi. Oleh karena itu, pengentasan stunting perlu menjadi prioritas lintas sektor. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran aktor dalam pengentasan stunting di Kabupaten Jember sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Metode yang digunakan adalah mix methods dengan alat analisis MACTOR (Matrix of Alliances and Conflicts: Tactics, Objectives, and Recommendations). Data diperoleh dari wawancara dan kuisioner kepada aktor kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, bidan, dan TP-PKK merupakan aktor yang memiliki potensi kerja sama yang kuat. Strategi utama meliputi integrasi perencanaan daerah, pemantauan status gizi, edukasi pencegahan stunting, pemberian makanan tambahan, layanan konseling keluarga, dan kampanye pencegahan pernikahan dini. Seluruh strategi saling terkait dan memperkuat satu sama lain. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor yang terkoordinasi dan berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk menanggulangi stunting dan mendorong pembangunan daerah.

Description

Reupload File Repositori 28 Januari 2026_Maya

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By