Implementasi Program MAKNA JERUJI Terhadap Keberfungsian Sosial Warga Binaan Pemasyarakatan (Studi Deskriptif di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bondowoso)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
Abstract
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam,
dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala Lapas, staf registrasi,
ustaz pembimbing, warga binaan aktif peserta program, mantan warga binaan
yang telah menjadi guru ngaji, serta keluarga dari mantan warga binaan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa program MAKNA JERUJI memberikan pengaruh
positif terhadap peningkatan keberfungsian sosial warga binaan. Keberfungsian
sosial tersebut tampak dalam kemampuan warga binaan untuk menjalankan peran
sosialnya secara bertanggung jawab, meningkatkan kesadaran religius, serta
keterlibatan mereka dalam kegiatan sosial dan keagamaan, baik di dalam maupun
di luar Lapas.
Meskipun secara umum program ini dinilai berhasil, terdapat sejumlah
tantangan dalam implementasinya, antara lain keterbatasan fasilitas dan sumber
daya manusia, jumlah kamar santri yang terbatas, serta belum meratanya minat
dan partisipasi warga binaan dalam mengikuti program. Kendati demikian,
program MAKNA JERUJI telah berhasil melahirkan lulusan yang kini aktif
mengajar mengaji di masyarakat, serta menjadi figur positif yang mampu
menginspirasi lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, program ini dapat
dikatakan tidak hanya membentuk aspek spiritual warga binaan, tetapi juga
menjadi instrumen penting dalam proses reintegrasi sosial dan pengurangan
stigma negatif terhadap mantan narapidana. Dengan demikian, program MAKNA
JERUJI dapat dijadikan sebagai model pembinaan berbasis agama yang relevan
dan aplikatif dalam mendukung fungsi lembaga pemasyarakatan sebagai Human
Service Organization.
Description
upload by Teddy_28/01/2026
