Show simple item record

dc.contributor.authorEvi Rohmawati
dc.date.accessioned2013-12-06T02:02:16Z
dc.date.available2013-12-06T02:02:16Z
dc.date.issued2013-12-06
dc.identifier.nimNIM061810301113
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/5404
dc.description.abstractTeknologi membran berkembang pesat dalam beberapa dasawarsa terakhir ini baik dalam skala laboratorium maupun skala komersial. Hal ini disebabkan karena membran memiliki banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh proses pemisahan konvensional lainnya. Beberapa tahun terakhir ini telah dikembangkan teknologi membran yang dapat diaplikasikan pada proses osmosis yaitu gerakan air melalui membran semipermeabel dari larutan yang lebih encer menuju larutan yang lebih pekat. Material yang digunakan adalah polisulfon dibuat dengan metode inversi fasa. Salah satu faktor yang dapat menentukan kualitas membran adalah pori membran yang dapat diatur dengan menvariasikan waktu penguapan. Peningkatan waktu penguapan pelarut berpengaruh terhadap penurunan jumlah dan ukuran pori membran yang terbentuk sehingga pori yang dihasilkan menjadi semakin rapat, maka dilakukan variasi waktu penguapan untuk mendapatkan membran dengan kerapatan yang tinggi sehingga diperoleh membran polisulfon sebagai membran osmosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh waktu penguapan terhadap sifat fisik (densitas, derajat swelling) dan kinerja (semipermeabilitas) membran osmosis polisulfon, serta mempelajari kelayakan membran polisulfon terhadap proses osmosis dalam penentuan berat molekul senyawa makromolekul menggunakan osmometer membran. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan manfaat untuk pengembangan material baru sebagai membran osmosis dan menentukan berat molekul makromolekul. viii Tahapan penelitian yang dilakukan meliputi pembuatan membran polisulfon, karakterisasi sifat fisik (densitas, derajat swelling), pengukuran kinerja (semipermeabilitas) membran, aplikasi penentuan berat molekul senyawa makromolekul (dekstran 100-200 kDa), dan uji kelayakan membran (reprodusibilitas dan akurasi data). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk fisik membran polisulfon pada berbagai variasi waktu penguapan mempunyai tampilan yang serupa, tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Peningkatan waktu penguapan 1, 2, 3, 4 dan 5 menit mengakibatkan densitas/berat jenis membran semakin meningkat sedangkan derajat swelling membran semakin menurun. Uji kinerja membran menunjukkan semakin lama waktu penguapan maka kinerja membran akan semakin tinggi, yaitu memiliki nilai semipermeabilitas paling kecil. Aplikasi penentuan berat molekul dengan osmometer membran diperoleh berat molekul dekstran 100-200 kDa adalah sebesar 121.457 kDa. Hasil pengukuran kelayakan membran menunjukkan membran polisulfon dengan waktu penguapan 5 menit dapat digunakan untuk menentukan berat molekul senyawa makromolekul secara osmometri melalui proses osmosis, dengan reprodusibilitas sebesar 1.258 % dan nilai akurasi rata-rata 80.970 %.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries061810301113;
dc.subjectMEMBRAN OSMOSIS, POLISULFON, MAKROMOLEKUL, OSMOMETRIen_US
dc.titlePEMBUATAN MEMBRAN OSMOSIS POLISULFON UNTUK MENENTUKAN BERAT MOLEKUL SENYAWA MAKROMOLEKUL SECARA OSMOMETRIen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record