Show simple item record

dc.contributor.authorFatma Finta Pratiwi
dc.date.accessioned2013-12-05T12:42:23Z
dc.date.available2013-12-05T12:42:23Z
dc.date.issued2013-12-05
dc.identifier.nimNIM080210302012
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/5201
dc.description.abstractPembelajaran sejarah merupakan suatu pembelajaran yang beraneka ragam dan saling memiliki keterkaitan antara paeristiwa yang satu dan peristiwa yang lainya. Peristiwa sejarah yang beraneka ragam dan hanya sekali terjadi menyulitkan siswa untuk memahami pelajaran sejarah di kelas. Selain itu Peristiwa sejarah tidak bisa diperagakan secara langsung didepan kelas sehingga menyulitkan guru dalam menyampaikan materi didepan kelas. Untuk itu dalam pembelajaran sejarah siswa membutuhkan latihan dalam menghubungkan peristiwa yang satu dengan yang lainya. Problem solving merupakan suatu metode pembelajaran yang mengarahkan siswa untuk memecahkan masalah yang diberikan oleh guru. Melalui metode problem solving siswa dapat berlatih dalam mengumpulkan sumber sejarah, menganalisis bukti yang didapatkan, menemukan suatu makna dalam peristiwa sejarah, merangkaikan fakta serta ketrampilan menulis sejarah sehingga akan memudahkan siswa dalam memahami meteri. Metode snowball throwing merupakan suatu metode pembelajaran yag tidak hanya melatih siswa untuk aktif dalam kegiatan kelompok, tetapi juga melatih siswa untuk dapat belajar memecahkan masalah secara mandiri. Bedanya dalam metode snowball throwing masalah dibuat oleh siswa dan dipecahkan oleh siswa sendiri secara mandiri. Melalui metode snowball throwing guru dapat mengetahui seberapa besar pemahaman masing-masing siswa terhadap materi yang telah diajarkan. Tujuan penelitian ialah: (1) untuk mengetahui perbedaan dalam pembelajaran sejarah antara metode problem solving dan snowball throwing terhadap hasil belajar siswa, (2) Untuk mengetahui metode pembelajaran mana yang lebih baik dalam pembelajaran sejarah antara metode problem solving dan snowball throwing. vii viii Populasi yang akan dijadikan subjek penelitian ialah siswa MAN 1 Jember kelas XI IPS. Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan teknik rondom sampling yang terlebih dahulu dilakukan uji homogenitas pada sub pokok bahasan sebelumnya. Hasil uji homogenitas yang diperoleh menunjukan signifikansi 000 lebih kecil dari α (0.05) sehingga seluruh kelas XI IPS tidak homogen. Peneliti memilih dua kelas yang memiliki nilai rata-rata terdekat yaitu kelas XI IPS2 64.13 dan XI IPS3 68.37 untuk diberikan pretest. Dari hasil pretest yang diperoleh kedua kelas tersebut kemudian dilakukan uji homogenitas. Hasil uji homogenitas yang diperoleh siswa menunjukan sig 0,263 > α (0.05) sehingga kedua kelas tersebut homogen. Metode pengumpulan data yang utama dalam penelitian ini ialah test esay. Test yang akan digunakan ialah pre-test dan post-test yang berbentuk esay. Pelaksanaan metode test ini dilakukan untuk melakukan penilaian terhadap hasil belajar siswa pada kelas eksprimen 1 maupun kelas eksperimen 2. Untuk melengkapi data juga dilakukan metode wawancara, observasi, serta metode dokumentasi. Penelitian ini merupkan penelitian eksperimen yang menggunakan desain static group comparison. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen 1 yang diajar dengan menggunakan metode problem solving dan kelas eksperimen 2 yang diajar menggunakan metode snowball throwing dengan SPSS for windows 11.5. Sedangkan untuk mengetahui metode pembelajaran yang lebih baik dilakukan dengan melihat rata-rata tertinggi yang diperoleh. Hasil yang diperoleh menunjukan t hitung = 3,587 (p>0,05) lebih besar dari t tabel 1,67 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2. Nilai rata-rata siswa diketahui kelas eksperimen 1 sebesar 77.7 sedangkan rata-rata kelas eksperimen 2 sebesar 68.8. Dengan demikian metode pembelajaran problem solving lebih baik dari pada snowball throwing. Dalam proses pembelajaran metode problem solving juga meningkatkan aktivitas belajar siswa, melatih siswa untuk berpikir kritis dan kreatif sehingga menumbuhkan kesadaran sejarah yang membuat siswa dapat memahami materi secara lebih mendalam.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries080210302012;
dc.subjectPEMBELAJARAN SEJARAH ,METODE PROBLEM SOLVING,SNOWBALL THROWING DI MAN 1 JEMBER .en_US
dc.titleSTUDI KOMPARASI HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN SEJARAH ANTARA METODE PROBLEM SOLVING DENGAN SNOWBALL THROWING DI MAN 1 JEMBERen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record