Show simple item record

dc.contributor.authorElok Asma’ul Husna
dc.date.accessioned2013-12-04T02:51:32Z
dc.date.available2013-12-04T02:51:32Z
dc.date.issued2013-12-04
dc.identifier.nimNIM090210101004
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/3489
dc.description.abstractDalam pembelajaran matematika, pendekatan lebih bersifat konseptual yang lebih menekankan konsep-konsep dalam pembelajaran. Salah satu mata pelajaran yang diajarkan di SMP kelas VII semester gasal yaitu aritmetika sosial. Siswa dituntut untuk memahami penghitungan dalam kegiatan ekonomi. Oleh sebab itu, dibutuhkan konsep yang baik sehingga sangt memungkinkan terjadinya kesalahan dalam menyelesaikan soal. Jadi peneliti mengambil judul “Penerapan Quantum Teaching untuk Mengurangi Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Pada Pokok Bahasan Aritmetika Sosial di Kelas VII SMP Negeri 7 Jember Semester Gasal Tahun Ajaran 2013/2014”. Istilah Quantum Teaching berasal dari gabungan kata Quantum dan Teaching. Kata Quantum memiliki makna sebagai interaksi yang mengubah energi menjadi cahaya; sedangkan Teaching berarti mengajar atau membelajarkan, yang berarti interaksi yang terjadi antara guru dan siswa dalam rangka membelajarkan siswa. Quantum Teaching yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pembelajaran yang dapat digunakan guru untuk menciptakan suasana belajar lebih menyenangkan dan bermanfaat saat belajar serta memberikan pujian dan penghargaan kepada siswa yang berhasil, dengan memanfaatkan lingkungan sekitar (penataan ruang belajar). Jenis kesalahan siswa diklasifikasikan menjadi enam yaitu kesalahan penggunaaan data, kesalahan menafsirkan data, kesalahan penarikan kesimpulan, kesalahan teorema, kesalahan penggunaan tanda dan simbol serta kesalahan teknis. Dari klasifikasi kesalahan di atas, dipilih empat jenis kesalahan yaitu kesalahan ix penggunaan data, kesalahan penggunaan teorema / definisi, kesalahan teknik, dan kesalahan penarikan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran Quantum Teaching, mengetahui kecenderungan jenis kesalahan dan mengetahui aktifitas siswa pada saat pembelajaran berlangsung dalam pembelajaran Quantum Teaching. Penelitian dilakukan di kelas VII SMP Negeri 7 Jember pada tanggal 10 Juli 2013 sampai 13 September 2013. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang menggunakan dua siklus yakni siklus I dan siklus II. Setelah pelaksanaan siklus I, jenis kesalahan teorema mengalami peningkatan sebesar 3,25%, jenis kesalahan penggunaan data mengalami penurunan sebesar 12,2%, jenis kesalahan teknik mengalami penurunan sebesar 11,38%, dan kesalahan lain mengalami penurunan sebesar11,38%. Pada kesalahan teorema, terjadi peningkatan kesalahan sehingga perlu diadakannya siklus II. Pada siklus II, semua jenis kesalahan mengalami penurunan dan penurunan kesalahan terbesar yakni pada jenis kesalahan teknik. Yaitu 13%. Sedangkan hasil observasi pada pembelajaran siklus I yang dilakukan oleh observer diperoleh data rata-rata aktivitas siswa sebesar 89,34%. Namun pada pembelajaran di siklus II, diperoleh data rata-rata aktivitas siswa sebesar 93,90%. Hal ini menunjukkan keaktifan siswa semakin meningkat. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Quantum Teaching ini dapat meningkatkan keaktifan dan mengurangi jenis kesalahan siswa kelas VII SMP Negeri 7 Jember pada pokok bahasan aritmetika sosial.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries090210101004;
dc.subjectQuantum Teachingen_US
dc.titlePENERAPAN QUANTUM TEACHING UNTUK MENGURANGI KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PADA POKOK BAHASAN ARITMETIKA SOSIAL DI KELAS VII SMP NEGERI 7 JEMBER SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2013/2014en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record