Show simple item record

dc.contributor.authorApris Dwi Sihdianto
dc.date.accessioned2014-01-29T16:40:16Z
dc.date.available2014-01-29T16:40:16Z
dc.date.issued2014-01-29
dc.identifier.nimNIM042210101014
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/27249
dc.description.abstractPengembangan bahan baru sebagai excipient tablet dapat dilakukan dengan berbagai cara. Namun belum tentu hasilnya sesuai untuk bahan pengisi tablet cetak langsung yang sekarang ini banyak diminati. Salah satu cara untuk mendapatkan bahan pengisi yang cocok untuk tablet cetak langsung yaitu co-process. Co-process merupakan cara untuk mendapatkan excipient baru dengan mengkombinasikan dua atau lebih bahan yang sudah ada dengan metode yang sesuai. Kombinasi bahan-bahan yang dipilih akan saling melengkapi satu sama lain untuk menutupi sifat-sifat yang tidak diinginkan. Pati singkong (Amilum manihot) adalah polimer karbohidrat yang dapat digunakan sebagai pengisi tablet dikombinasikan dengan Avicel PH 101 dan PVP K30 diharapkan dapat saling melengkapi dan dapat menutupi kekurangan dari masingmasing bahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mutu granul co-process excipient pati singkong, Avicel PH 101 dan PVP K30 pada berbagai perbandingan serta mutu tablet cetak langsung yang dihasilkan dengan menggunakan bahan pengisi co-process excipient tersebut. Bahan aktif yang digunakan sebagai model obat adalah vitamin C. Pada percobaan tahap pertama dilakukan pembuatan granul co-process excipient pada berbagai perbandingan dengan menggunakan metode granulasi basah. Granul yang didapatkan selanjutnya diuji mutu granul antara lain diuji sudut diam dan kecepatan alir, distribusi ukuran partikel, kompresibilitas granul dan kadar lembab granul. Pada pengujian sudut diam granul, semua formula menunjukkan sifat alir agak baik yaitu pada F I= 31,87° ± 0,72; F II= 31,73° ± 0,96; F III= 31,23° ± 0,49 dan F IV= 30,67° ± 1,85. Hasil pengujian kompresibilitas granul pada F I= 15,67% ± 3,16 dan F II= 15,27% ± 3,95. Hasil dari kedua formula ini dapat dikategorikan memiliki kemampuan alir baik. Sedangkan pada F III= 13,69% ± 5,62 dan F IV= 11,38% ± 7,56 dapat dikategorikan memiliki kemampuan alir sangat baik. Sedangkan untuk pengujian kadar lembab granul semua formula memenuhi syarat yaitu F I= 3,97% ± 1,92; F II= 4,06% ± 2,56; F III= 4,28% ± 0,67 dan F IV= 4,5% ± 1,11. Percobaan tahap kedua yaitu memformulasi tablet vitamin C dengan bahan pengisi co-process untuk mengetahui mutu fisik tablet. Formulasi tablet vitamin C dibuat dengan metode cetak langsung, yang selanjutnya dilakukan beberapa pengujian. Hasil uji kekerasan tablet pada F I= 4,64 kP ± 7,11; F II= 4,69 kP ± 5,33; F III= 4,93 kP ± 4,06 dan F IV= 5,43 kP ± 4,42. Sedangkan hasil uji kerapuhan tablet pada F I= 0,7% ± 2,19; F II= 0,67% ± 3,77; F III= 0,54% ± 17,49 dan F IV= 0,46% ± 15,79. Dan hasil uji waktu hancur tablet pada F I= 1,28 ± 1,6 menit; F II = 2,35 ± 3,7 menit; F III= 3,51 ± 1,3 menit dan F IV= 12,16 ± 4,3 menit. Dari hasil penelitian diketahui bahwa semua formula tablet telah memenuhi persyaratan mutu tablet yang baik. Penelitian lebih lanjut yang diperlukan adalah dengan mengkombinasikan bahan yang lain dan bahan aktif atau model obat yang berbeda untuk menghasilkan mutu tablet cetak langsung yang baik.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries042210101014;
dc.subjectPengembangan Pati Singkongen_US
dc.titlePENGEMBANGAN PATI SINGKONG (Amilum Manihot) – AVICEL PH 101 – PVP K30 SEBAGAI CO-PROCESS EXCIPIENT TABLET CETAK LANGSUNG VITAMIN Cen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record