Show simple item record

dc.contributor.authorLULUK FIDIASIH
dc.date.accessioned2014-01-24T01:11:44Z
dc.date.available2014-01-24T01:11:44Z
dc.date.issued2014-01-24
dc.identifier.nimNIM090210204163
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/23005
dc.description.abstractKeterampilan berbicara merupakan salah satu pembelajaran bahasa Indonesia, selain membaca menulis dan menyimak. Keterampilan berbicara salah satunya adalah bercerita. Bercerita termasuk keterampilan berbicara yang harus diarahkan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berbahasa. Dari hasil observasi di SDN Jombang 03, ditemukan hasil kemampuan berbicara siswa masih rendah khususnya dalam hal bercerita. Pada saat siswa ditugaskan untuk bercerita di depan kelas siswa masih belum bisa mengungkapkan apa yang ingin diceritakan, dan siswa masih kesulitan dalam mengungkapkan ide dan gagasannya. Media gambar adalah sebuah media pembelajaran yang paling sederhana yang dapat digunakan sebagai salah satu strategi untuk melatih keterampilan bercerita. Media gambar sangat menarik untuk siswa. Dengan mengamati gambar yang terdapat di dalam media gambar, siswa dapat dengan mudah mengungkapkan ide dan gagasannya. Selain itu gambar bukanlah hal yang asing bagi siswa dan lebih mudah membantu siswa memperjelas pemahaman tentang materi pelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: kemampuan bercerita siswa kelas IV SDN Jombang 03; Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus pada 21 Mei 2011 dan 24 Mei 2011. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, tes, dan catatan lapangan. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah kegiatan bercerita siswa serta aktivitas siswa dan guru dalam kegiatan pembelajaran. Penggunaan media buku bergambar sangat membantu siswa dalam kegiatan bercerita. Dengan media buku bergambar siswa dapat mengungkapkan ide dan gagasannya dengan mengamati gambar yang terdapat di dalam media tersebut dan kemudian dituangkan dalam sebuah cerita. Data hasil observasi siklus I yang diperoleh yaitu persentase kemampuan bercerita siswa mencapai 63 %. Kurangnya persentase kemampuan bercerita siswa, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media buku bergambar belum dapat dikatakan berhasil untuk meningkatkan kemampuan bercerita siswa. Dengan adanya perbaikan pada siklus II, buku bergambar bisa dikatakan berhasil untuk meningkatkan kemampuan bercerita siswa. Data yang diperoleh dari observasi siklus II yaitu persentase kemampuan bercerita siswa mencapai 84 %. Jumlah siswa kelas IV sebanyak 22 siswa, dengan 2 siswa yang mendapatkan nilai bercerita di bawah SKM dan 20 siswa lainya mendapat nilai di atas SKM. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah penggunaan media buku bergambar dapat meningkatkan kemampuan bercerita siswa karena dengan media gambar siswa dapat dengan mudah mengungkapkan ide dan gagasannya untuk dapat dituangkan dalam sebuah cerita. Selain itu siswa lebih aktif dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran, serta nilai kemampuan berbicara siswa khususnya bercerita sudah meningkat. Disarankan kepada guru kelas IV, agar dapat menggunakan media buku bergambar dalam pembelajaran bercerita siswa.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries090210204163;
dc.subjectKEMAMPUAN BERCERITAen_US
dc.titlePENINGKATAN KEMAMPUAN BERCERITA DENGAN MEDIA BUKU BERGAMBAR SISWA KELAS IV SDN JOMBANG 03en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record