Show simple item record

dc.contributor.authorustaqim
dc.date.accessioned2014-01-22T01:12:56Z
dc.date.available2014-01-22T01:12:56Z
dc.date.issued2014-01-22
dc.identifier.nimNIM030210101102
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/20354
dc.description.abstractatematika sekolah merupakan bagian dari matematika, yang dipilih atas dasar kepentingan pengembangan kemampuan dan kepribadiaan peserta didik dan perkembangan ilmu. Namun Kondisi pengajaran matematika sendiri sampai saat ini masih menunjukkan adanya peluang yang luas bagi diadakannya perbaikan. Kritik dan sorotan masih sering dikemukakan, antara lain masih rendahnya nilai matematika. Kenyataan yang terjadi bahwa siswa masih saja dihadapkan pada ketidaktepatan dalam menyelesaikan soal. Hal inilah yang menunjukkan bahwa masih harus dilakukan analisis terhadap kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa. Sebenarnya banyak materi yang perlu dilakukan analisis, namum peneliti hanya mengambil pokok bahasan peluang karena teori peluang cukup rumit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persentase kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal peluang dan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal peluang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan informasi sekaligus koreksi terhadap cara penyelesaian soal peluang. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Jember dengan responden penelitian siswa kelas XI IPA 5 dan XI IPA 6 tahun ajaran 2006/2007. Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat deskriptif. Penelitian ini berusaha memperoleh dan menyajikan informasi yang sistematis, faktual, mendalam, dan akurat mengenai kesalahan siswa memecahkan soal peluang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, wawancara, dan tes. Jumlah siswa yang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal peluang berbeda-beda antara tipe yang satu dengan tipe yang lain. Untuk tipe kesalahan penggunanaan data hanya ada viii satu siswa yang melakukannya, jumlah tipe kesalahan mengintrepretasikan bahasa sebanyak 47 kesalahan, tipe kesalahan dalam melakukan komputasi sebanyak 15 kesalahan, tipe kesalahan teknis sebanyak 4 kesalahan, tipe kesalahan dalam pemahaman konsep sebanyak 15 kesalahan, kesalahan yang lain sebanyak 8 kesalahan. Sedangkan persentase/komposisi kesalahan yang dilakukan siswa kelas siswa kelas XI IPA 5 dan 6 SMA Negeri 2 Jember tahun ajaran 2006/2007 dalam menyelesaikan soal peluang, yaitu Kesalahan penggunaan data 1,1%, kesalahan mengintepretasikan bahasa 52,2%, kesalahan dalam melakukan komputasi 16,7%, kesalahan teknis 4,4%, kesalahan menggunakan definisi/teorema 16,7%, kesalahan lain selain kelima kesalahan diatas 8,9%. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan mengintepretasikan bahasa soal ke dalam bahasa matematika adalah paling rendah. Faktor-faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan adalah siswa kurang teliti dalam mengidentifikasi dan menggunakan informasi untuk mencari solusi, terburu-buru dalam menyelesaikan soal karena waktunya takut habis dan karena ada kepentingan yang lain yang harus dikerjakan, kurang teliti dalam melakukan penyelesaian/perhitungan, seperti melakukan penyederhanaan suatu pecahan, tanpa mengoreksi kembali hasil pekerjaannya, kurang memahami tentang konsep dan beberapa istilah dalam peluang atau siswa kurang mengerti tentang prinsip-prinsip yang ada pada peluang, sebab siswa yang menjawab dengan prinsip yang tidak relevan dengan prinsip peluang dan siswa juga menjawab dengan nilai lebih dari satu padahal batasan peluang adalah dari nol sampai satu.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries030210101102;
dc.subjectANALISIS KESALAHAN DALAM MENYELESAIKAN SOALen_US
dc.titleANALISIS KESALAHAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL PELUANG PADA SISWA KELAS XI IPA 5 DAN 6 SMAN 2 JEMBER TAHUN AJARAN 2006/2007en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record