Show simple item record

dc.contributor.authorDIAN DWI RUKMALASARI
dc.date.accessioned2013-11-29T06:24:24Z
dc.date.available2013-11-29T06:24:24Z
dc.date.issued2013-11-29
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1725
dc.description.abstractMemasuki tahap ketiga proses konvergensi PSAK ke IFRS tahun 2012, masih ada 2 IFRS yang belum diadopsi dalam PSAK. Salah satunya adalah IAS 41 (2009) Agriculture yang hingga saat ini masih mengandung perdebatan berkaitan dengan penerapan metode nilai wajar dalam IAS 41 (2009) Agriculture sebagai metode pengakuan dan pengukuran aset biologis. Sementara untuk metode pengakuan dan pengukuran aset biologis di Indonesia menggunakan metode harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan. Sampai saat ini, aset biologis merupakan aset yang tidak dikecualikan dari PSAK 16 (2011) Aset Tetap. Namun hal tersebut menimbulkan permasalahan mengingat tidak semua aset biologis mengalami penyusutan. Belum diadopsinya IAS 41 (2009) Agriculture selain berkaitan dengan ketidaksesuaian dalam penggunaan nilai wajar untuk perlakuan akuntansi aset biologi, juga karena pencitraan dalam IAS 41 (2009) Agriculture dimana semua aset biologis mengalami transformasi aset biologis. Padahal tidak semua aset biologis mengalami transformasi aset biologis. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengarah pada perlu/tidak adopsi IAS 41 (2009) Agriculture di Indonesia. Pada dasarnya, kelompok binatang yang masuk dalam klasifikasi aset biologis pada masa pertumbuhan dan perkembangannya mengalami laktasi, sementara untuk kelompok tanaman yang masuk dalam klasifikasi aset biologis mengalami transformasi dimana keduanya saling bertolak belakang. Diperlukan pertimbangan dan kesiapan dari berbagai aspek di Indonesia untuk mewujudkan satu standar akuntansi untuk aset biologis yang sesuai dengan kondisi di Indonesia sehingga perusahaan pengelola aset biologis di Indonesia mampu mewujudkan laporan keuangan yang dapat diperbandingkan.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries080810301092;
dc.subjectaset biologis, pengakuan, pengukuran, IAS 41 (2009) Agriculture, PSAK 16 (2011) Aset Tetapen_US
dc.titleIAS41: Tinjauan Kritis terhadap Pengakuan dan Pengukuran Aset Biologis di Indonesiaen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record