Show simple item record

dc.contributor.authorRizna Abdillah Nabhan
dc.date.accessioned2014-01-16T08:33:38Z
dc.date.available2014-01-16T08:33:38Z
dc.date.issued2014-01-16
dc.identifier.nimNIM072110101100
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/15395
dc.description.abstractSetiap perusahaan mempunyai kewajiban untuk mengupayakan terciptanya tempat kerja yang aman, nyaman, bebas dari penyakit akibat kerja dan bahkan kecelakaan kerja serta mampu memberi kesempatan untuk menyelamatkan diri apabila terjadi suatu keadaan darurat atau bencana (Permenaker No. Per05/MEN/1996). Di dunia industri banyak sekali ditemukan kondisi yang memungkinkan terjadinya kebakaran karena hampir semua industri yang berbasis pengolahan memiliki semua unsur dari segi tiga api di lingkungan kerjanya (Sahab, 1997). Kebakaran perusahaan adalah sesuatu yang sangat tidak diinginkan karena merupakan penderitaan dan bencana (Suma’mur, 1995). Oleh karena itu diperlukan adanya sistem tanggap darurat yang merupakan suatu proses yang dinamis, berkelanjutan dan terpadu untuk meningkatkan kualitas langkah-langkah yang berhubungan dengan pencegahan dan penanganan darurat bencana (Andriana, 2007). PT. Petrokimia Gresik mempunyai tiga unit produksi yaitu Pabrik I, Pabrik II, dan Panrik III. Dari Profil Risiko K3 dan PAK PT. Petrokimia Gresik, Pabrik II merupakan pabrik yang mempunyai risiko kebakaran lebih banyak dibandingkan dengan Pabrik I dan Pabrik III yaitu berjumlah 20 risiko. Selain itu, berdasarkan data mengenai jumlah kebakaran yang terjadi di Pabrik I, Pabrik II, dan Pabrik III dalam kurun waktu 2007-2010, Pabrik II juga mempunyai jumlah kasus kebakaran lebih banyak dibandingkan dengan kedua pabrik lainnya yaitu sebanyak 41 kasus. Hal tersebut pada akhirnya dapat mengancam kesehatan, keamanan, kenyamanan dan keselamatan jiwa tenaga kerja serta lingkungan sekitar perusahaan. Oleh karena itu perlu adanya sistem tanggap darurat mengenai kebakaran yang diterapkan untuk mengurangi kerugian perusahaaan, baik material, korban jiwa maupun efektivitas waktu serta agar keadaan darurat akibat terjadinya kebakaran dapat segera kembali normal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem tanggap darurat terhadap kejadian kebakaran tahun 2007-2010 di Pabrik II PT. Petrokimia Gresik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Pabrik II PT. Petrokimia Gresik dengan jumlah informan sebanyak 7 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam teknik wawancara mendalam adalah panduan wawancara mendalam dengan bantuan alat perekam suara (recorder) dan alat tulis. Sedangkan untuk teknik observasi menggunakan lembar observasi dan alat bantu berupa kamera digital serta alat tulis. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yaitu dari data primer dan sekunder. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dan dilakukan pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di PT. Petrokimia Gresik khususnya di Pabrik II telah ada komitmen, kebijakan, identifikasi keadaan darurat, perencanaan awal, prosedur keadaan darurat, organisasi keadaan darurat, sarana dan prasarana, pembinaan dan pelatihan, komunikasi, investigasi dan sistem pelaporan serta inspeksi dan audit terkait dengan tanggap darurat kebakaran. Akan tetapi masih terdapat kekurangan-kekurangan yang perlu diperbaiki. Berdasarkan hasil tersebut, diharapkan pihak perusahaan dapat memperbaiki segala kekurangan yang ada dengan lebih rinci dalam melakukan identifikasi risiko, menambah jumlah sumberdaya manusia untuk pemeriksaan sarana, meningkatkan upaya pemeliharaan sarana, membuat pelaporan kejadian kebakaran secara lengkap sesuai form, melakukan investigasi terhadap seluruh kejadian kebakaran, merumuskan prosedur mengenai investigasi dan pelaporan kejadian kebakaran atau keadaan darurat, melakukan perbaikan atau penggantian terhadap peralatan untuk proses produksi maupun untuk penunjang proses produksi yang kondisinya tidak baik atau rusak.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries072110101100;
dc.subjectEmergency response systemen_US
dc.titleANALISIS SISTEM TANGGAP DARURAT TERHADAP KEJADIAN KEBAKARAN TAHUN 2007-2010 DI PABRIK II PT. PETROKIMIA GRESIKen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record