Show simple item record

dc.contributor.authorArrahman Hasbi Maulana
dc.date.accessioned2014-01-16T07:23:22Z
dc.date.available2014-01-16T07:23:22Z
dc.date.issued2014-01-16
dc.identifier.nimNIM010910302259
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/15368
dc.description.abstractPulau Madura terkenal dengan sebutan Pulau garam karena mayoritas penduduknya mengolah air laut untuk dijadikan garam sebagai mata pencaharian utama. Walaupun secara logika garam sangatlah dibutuhkan, akan tetapi pemasaran garam buatan petani garam tradsional (garam rakyat) ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Pemasaran yang sulit berdampak pada pendapatan petani yang kecil terutama pendapatan petani penggarap yang dikenal oleh masyarakat setempat dengan istilah manthongan. Disamping pemasaran garam yang sulit, terdapat banyak faktor yang membuat manthongan selalu berada dalam belitan kemiskinan. Walaupun demikian mereka dapat mengembangkan mekanisme survival yang mskipun tidak membantu mereka keluar dari belitan kemiskinan, namun setidaknya dapat membantu mereka untuk terus dapat bertahan hidup (survive) dengan segala keterbatasannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan kemiskinan dan mekanisme survival manthongan. Penelitian ini dilakukan di desa Pinggir Papas Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep. Daerah ini dipilih sebagai lokasi penelitian karena daerah ini merupakan salah satu daerah penghasil garam terbesar di Pulau Madura. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Agustus sampai bulan November 2005. Metode yang digunakan dalam penenlitian adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 15 orang, terdiri dari informan primer dan informan sekunder. Informan primer adalah petani garam sendiri yang terdiri dari petani pemilik lahan (yang disebut sebagai juragan dalam istilah masyarakat setempat) dan petani penggarap (yang disebut manthongan). Sedangkan untuk informan sekunder adalah bukan petani garam tetapi mengetahui fenomena dan seluk beluk kehidupan petani vii garam, khususnya kehidupan manthongan. Metode penentuan informan menggunakan purposive sampling, dengan metode pengumpulan data yaitu observasi terbatas, wawancara dan dokumentasi. Setelah data dianggap jenuh kemudian dianalisa dengan metode keabsahan data menggunakan teknik triangulasi dan peer debriefing. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat empat faktor yang menyebabkan kemiskinan manthongan yaitu: alam, teknologi, belenggu kultural dan belenggu struktural. Faktor alam yang tidak menentu, market (pasar) yang dikuasai atau dimonopoli oleh pedagang dan makelar serta juragan yang samasama mengambil keuntungan dari hasil penjualan garam dan teknologi yang yang digunakan oleh manthongan yang msih tradisional sehingga kalah bersaing dengan Perusahaan Garam yang sudah menggunakan teknologi modern dalam proses produksinya. Belenggu kultural tampak dari adanya ritual-ritual berbiaya tinggi. Ritual berbiaya tinggi tersebut termasuk upacara adat dan upacara slametan siklus hidup manusia (cycle of life) dari mulai lahir sampai mati. Hal-hal tersebut ternyata memberikan kontribusi tersendiri bagi kemiskinan yang dialami oleh manthongan karena memerlukan biaya yang tidak sedikit dan cenderung untuk dilakukan secara besar-besaran. Sedangkan belenggu struktural tampak dari bagaimana posisi manthongan dalam pertanian garam berada di bawah posisi jurahan dan pedagang. Kemiskinan yang dialami oleh manthongan membuat mereka mengembangkan mekanisme survival sehingga meskipun kondisi mereka miskin, namun mereka dapat terus bertahan hidup. Mekanisme survival yang mereka kembangkan ada beragam cara, muali dari pola konsumsi sederhana sampai bekerja di bidang lain.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries010910302259;
dc.subjectKEMISKINAN DAN MEKANISME SURVIVAL MANTHONGANen_US
dc.titleKEMISKINAN DAN MEKANISME SURVIVAL MANTHONGAN (STUDI DESKRIPTIF DI DESA PINGGIR PAPAS KECAMATAN KALIANGET KABUPATEN SUMENEP)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record