Show simple item record

dc.contributor.authorAmin Wahyudi
dc.date.accessioned2014-01-15T07:33:44Z
dc.date.available2014-01-15T07:33:44Z
dc.date.issued2014-01-15
dc.identifier.nimNIM040803102165
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/14684
dc.description.abstractDari hasil analisis biaya pemancangan, maka dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa tahapan proses pemancangan tiang pancang baja di laut menggunakan diesel hammer dan hydraulic hammer adalah sama. Perbedaannya adalah cara kerja alat pancang diesel hammer menggunakan impac hammer yang menekan udara di dalam silinder, sedangkan hydraulic hammer menggunakan tekanan cairan hidrolis sehingga menghasilkan kedalaman pemancangan yang berbeda tiap m/jam. Ditinjau dari segi analisis biaya pemancangan dengan menggunakan diesel hammer sebesar Rp 1.917.974,29 .,/m sedangkan pemancangan menggunakan hydraulic hammer sebesar Rp 1.828.194,01 ., /m. Alternative terbaik ditinjau dari segi analisis biaya adalah pemancangan menggunakan hydraulic hammer. Selain dari biaya pemancangan / m panjang lebih murah, hydraulic hammer akan juga menimbulkan percepatan pada penjadwalan proyek dikarenakan hasil penjadwalanya lebih singkat dibandingkan dengan diesel hammer. Untuk wilayah kota Surabaya sulit untuk mendapatkan alat pancang hydraulick hammer, maka pekerjaan pemancangan tiang pancang baja pada jembatan Suramadu sisi Surabaya menggunakan diesel hammer yang lebih mudah mendapatkanya.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries040803102165;
dc.subjectREKENING GIRO DAN ATM BRITAMAen_US
dc.titlePROSEDUR ADMINISTRASI REKENING GIRO DAN ATM BRITAMA PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO), TBK. CABANG BONDOWOSOen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record