Show simple item record

dc.contributor.authorHIDAYAT, Noval
dc.date.accessioned2024-03-14T06:17:36Z
dc.date.available2024-03-14T06:17:36Z
dc.date.issued2024-02-12
dc.identifier.nim172010101121en_US
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/120140
dc.description.abstractKlorpirifos adalah pestisida golongan organofosfat yang banyakdigunakan di Indonesia. Keefektifan klorpirifos dalam menanggulangi hamasejalan dengan tingkat residu yang dihasilkannya di lingkungan dan tanaman.Akumulasi klorpirifos jangka panjang di dalam tubuh dapat menyebabkankerusakan berbagai organ terutama sistem saraf, kardiovaskular, pernapasan,fungsi hati dan ginjal. Gangguan fungsi hati dan ginjal dapat menyebabkanpenurunan kadar albumin serum. Penelitian ini dilakukan untuk menguji efekpemberian klorpirifos dosis rendah terhadap kadar albumin serum pada tikuswistar.Pada penelitian ini digunakan 30 tikus wistar jantan (Rattus norvegicus)yang dibagi ke dalam 5 kelompok, yaitu Kn, K1, K2, K3, dan K4. Kelompok Knadalah kelompok kontrol yang menerima pelarut normal saline (+5% Tween 20)secara per oral selama 56 hari. Kelompok K1, K2, K3, dan K4 merupakankelompok perlakuan yang diberikan klorpirifos 5 mg/kgBB dengan pelarutnormal saline (+5% Tween 20) secara per oral, dengan durasi pemberian berbeda,yaitu selama 7 hari (akut), 14 hari (subakut), 28 hari (subkronis), dan 56 hari(subkronis). Penelitian ini berlangsung selama 63 hari. Pengukuran kadar albuminserum menggunakan metode dye-binding dengan alat sprektrofotometer.Berdasarkan hasil pengukuran rata-rata kadar albumin serum tiapkelompok, didapatkan bahwa kelompok Kn memiliki kadar albumin serum yangpaling tinggi dibandingkan dengan kelompok lainnya yaitu sebesar 4,326±0,519g/dL. Kadar albumin serum pada kelompok yang diberi klorpirifos mengalamipenurunan, semakin lama pemberian klorpirifos, maka kadar albumin serumsemakin rendah. Kadar albumin terendah terdapat pada kelompok K4 denganpemberian klorpirifos selama 56 hari yaitu 2,826±0,358 g/dL. Berdasarkan ujiOne Way ANOVA didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,002 (p<0,05), kemudiandilanjutkan dengan uji Post Hoc LSD. Hasil uji LSD menunjukkan perbedaansignifikan (p<0,05) kadar albumin serum pada semua kelompok perlakuan (K1,K2, K3, dan K4) jika dibandingkan dengan kelompok kontrol (Kn). Hasil inimengindikasikan bahwa pemberian klorpirifos dosis rendah dalam rentang waktu7 hari (akut), 14 hari (subakut), 28 hari (subkronis), dan 56 hari (subkronis)memiliki efek yang signifikan dalam menurunkan kadar albumin serum.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherFAKULTAS KEDOKTERANen_US
dc.subjectOrganofosfaten_US
dc.subjecttoksisitas hatien_US
dc.subjectproteinen_US
dc.subjectresidu pestisidaen_US
dc.titleEfek Lama Pemberian Klorpirifos Dosis Rendah Terhadap Kadar Albumin Serum Tikus Wistar Jantanen_US
dc.typeSkripsien_US
dc.identifier.prodiPENDIDIKAN DOKTERen_US
dc.identifier.pembimbing1dr. Desie Dwi Wisudanti, M.Biomed.en_US
dc.identifier.pembimbing2dr.Muhammad Afiful Jauhani, S.H., M.H., Sp.F.M., FISQua.en_US
dc.identifier.validatorTeddyen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record