Show simple item record

dc.contributor.authorVITRIAN, Vina
dc.date.accessioned2023-08-04T08:42:30Z
dc.date.available2023-08-04T08:42:30Z
dc.date.issued2022-12-26
dc.identifier.nim182310101124en_US
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/117457
dc.descriptionvalidasi_repo_firli_juli_2023_14; Finalisasi oleh Taufik Tgl 4 Agustus 2023en_US
dc.description.abstractRemaja merupakan suatu proses menuju ke arah kematangan dengan disertai pertumbuhan dan perkembangan secara fisik maupun psikologis. Selama masa remaja proses tumbuh dan kembang tidak selalu berjalan secara mulus, namun dapat disertai dengan berbagia gangguan salah satunya gangguan reproduksi. Memasuki masa menstruasi tidak jarang banyak remaja mengalami dismenore. Dismenore merupakan nyeri menstruasi yang dirasakan remaja utamanya diarea bagian abdomen. Disemenore terbagi menjadi dua jenis yaitu dismenore primer dan dismenore sekunder. Secara umum dismenore yang terjadi pada kelompok remaja adalah dismenore primer. Kondisi pandemi COVID-19 menyebabkan banyaknya perubahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari di berbagai sektor. Banyaknya peraturan yang harus dipatuhi dan diterapkan oleh remaja tidak jarang membuat remaja tidak nyaman. Hal ini memicu timbulnya stres pada remaja. Stres merupakan respon dari tubuh apabila mengalami tekanan ataupun ancaman. Hal ini dapat mempengaruhi kejadian dismenore pada remaja. Sehinnga penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara tingkat stres selama masa pandemi COVID-19 dengan kejadian dismenore pada remaja. Desain penelitian observasional dengan menggunakan deskriptif analitik yang di lakukan dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang dipakain adalah judgmental sampling. Populasi penelitian adalah adalah siswi SMA Negeri Jenggawah Kabupaten Jember sejumlah 473 siswi, lalu sampel yang digunakan adalah sejumlah 217 siswi yang telah disesuaikan dengan kriteria inklusi. Penelitian ini telah diuji etik pada Komisi Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) Fakultas Keperawatan Universitas Jember dan mendapatkan sertifikat uji etik dengan nomor 094/UN25.1.14/KEPK/2022. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 2 jenis yaitu DASS-21 dan NRS. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui cara menjelaskan dan membagikan kuesioner pada responden. Berdasarkan uji statistik kendal tau didapatkan nilai p value = 0,031 < 0,05 yang menunjukkan bahwa p value ≤ α yang mana artinya Ha gagal untuk ditolak. Hal ini membuktikkan bahwa hasil dari penelitian ini membuktikkan terdapat hubungan antara tingkat stres selama masa pandemi COVID-19 dengan kejadian dismenore pada remaja di SMA Negeri Jenggawah kabupaten Jember dengan nilai p value = 0,031 < 0,05. Menurut data yang telah didapatkan sebagian besar responden mengalami stres dengan tingkat stres normal. Selain itu, responden juga sebagian besar mengalami dismenore dengan tingkat nyeri ringan. Pandemi COVID-19 menyebabkan berbagai kebijakan yang dibuat oleh pemerintah yang mewajibkan seluruh masyarakat mematuhinya tak terkecuali remaja. Hal ini membuat berbagai aspek terkena dampak dari pandemi COVID19. Salah satu aspek yang terdampak dari pandemi COVID-19 adalah aspek pendidikan. Terdapat beberapa perubahan metode pembelajaran yang diterapkan dibandingkan dengan sebelumnya misalnya, perlu menerapkan protokol kesehatan yang lengkap seperti memakai masker dan menjaga jarak dengan orang lain. Dengan berbagai perubahan yang terjadi hal ini memicu timbulnya stres pada remaja. Selama tumbuh kembang remaja aspek emosi mereka terkadang tidak stabil atau bisa dikatakan labil. Hal ini memicu bagi remaja mudah untuk mengalami stres. Kesimpulan dari penelitian mengenai hubungan stres selama masa pandemi COVID-19 dengan kejadian dismenore pada remaja di SMA Negeri Jenggawah kabupaten Jember menunjukkan bahwa tingkat stres dapat berpengaruh pada kejadian dismenore pada remaja. Saran bagi penelitian selanjutnya adalah penelitian dapat dilakukan dengan mengganti atau menambahkan variabel, instrumen, ataupun karakteristik responden. Saran bagi institusi pendidikan maupun institusi keperawatan dapat membuat suatu program yang bertujuan untuk menurunkan tingkat stres dan kejadian dismenore pada remaja.en_US
dc.description.sponsorshipDr. Iis Rahmawati, S.Kp., M.Kes Ns. Nuning Dwi Merina, S.Kep., M.Kep.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherFakultas Keperawatanen_US
dc.subjectDISMENOREen_US
dc.subjectPANDEMI COVID-19en_US
dc.subjectSTRESen_US
dc.subjectKEPERAWATAN REMAJAen_US
dc.titleHubungan antara Tingkat Stres selama Masa Pandemi Covid-19 dengan Kejadian Dismenore pada Remaja di SMA Negeri Jenggawah Kabupaten Jemberen_US
dc.typeSkripsien_US
dc.identifier.prodiKeperawatanen_US
dc.identifier.pembimbing1Dr. Iis Rahmawati, S.Kp., M.Kesen_US
dc.identifier.pembimbing2Ns. Nuning Dwi Merina, S.Kep., M.Kep.en_US
dc.identifier.validatorvalidasi_repo_firli_juli_2023_14en_US
dc.identifier.finalizationTaufiken_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record