Sistem Pakar Diagnosa Hama dan Penyakit Jamur Tiram Menggunakan Metode Forward Chaining dan Certainty Factor (Studi Kasus: PT Persada Jamur)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer
Abstract
Jamur tiram merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Namun, produktivitasnya sering mengalami penurunan akibat serangan hama dan penyakit. Permasalahan di PT Persada Jamur menunjukkan bahwa keterbatasan pengetahuan petani dalam mengidentifikasi jenis hama dan penyakit menyebabkan penanganan yang kurang tepat, sehingga berpotensi menurunkan hasil produksi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pakar diagnosis hama dan penyakit jamur tiram berbasis website menggunakan metode Forward Chaining dan Certainty Factor. Metode Forward Chaining digunakan untuk menelusuri aturan berdasarkan gejala yang dipilih pengguna, sedangkan metode Certainty Factor diterapkan untuk menghitung tingkat keyakinan diagnosis. Selain itu, penelitian ini menggunakan Coverage sebagai faktor pendukung untuk menyesuaikan hasil Certainty Factor berdasarkan tingkat kecocokan gejala. Basis pengetahuan sistem dibangun menggunakan 4 jenis hama, 6 jenis penyakit, dan 28 gejala. Hasil pengujian menunjukkan bahwa implementasi penelusuran Forward Chaining berjalan sesuai aturan, dan perhitungan Certainty Factor konsisten dengan perhitungan manual. Pengujian akurasi menggunakan 30 data kasus lapangan menghasilkan 28 diagnosis yang sesuai, dengan tingkat akurasi sebesar 93,33%. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu merepresentasikan pengetahuan pakar dengan baik dan dapat digunakan sebagai alat bantu diagnosis awal bagi petani jamur tiram.
Description
Validasi dan Finalisasi Ratna 30 juni 2026
