Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/125387
Title: Gambaran Risiko Jatuh pada Lansia Petani Tebu di Desa Randuagung Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang
Authors: VINORI, Febi Zafriya
Keywords: Risiko Jatuh Lansia
Petani Tebu
Kabupaten Lumajang
Issue Date: 16-Feb-2024
Publisher: Fakultas Keperawatan
Abstract: Lansia merupakan kelompok yang rentan terhadap risiko jatuh, yang merupakan salah satu penyebab utama cedera dan kematian pada lansia. Hal ini menjadi perhatian sektor kesehatan karena dapat menyebabkan gangguan fisik, hilangnya kemandirian, dan penurunan kualitas hidup pada lansia. Petani tebu, terutama di daerah pedesaan, biasanya terlibat dalam aktivitas yang memerlukan mobilitas fisik dan keseimbangan yang baik. Mereka juga sering terpapar dengan medan kerja yang tidak rata dan berpotensi licin akibat hujan. Faktor-faktor ini dapat meningkatkan risiko jatuh pada lansia yang bekerja sebagai petani tebu. Desa Randuagung merupakan desa yang mayoritas penduduknya adalah lansia yang masih aktif bekerja sebagai petani tebu. Penelitian sebelumnya mungkin telah memperhatikan risiko jatuh pada lansia, akan tetapi fokusnya tidak spesifik pada populasi lansia yang bekerja sebagai petani tebu di wilayah pedesaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran risiko jatuh pada lansia petani tebu di Desa Randuagung Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif non-eksperimental dengan pendekatan studi deskriptif cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 115 lansia petani tebu. Pengkajian risiko jatuh menggunakan instrumen Morse Fall Scale (MFS) dan Time Up and Go Test (TUGT). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada usia 60-74 tahun yaitu sebanyak 93% lansia dan mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki sebanyak 53% lansia. Berdasarkan tingkat pendidikan, sebagian besar responden berpendidikan SD yaitu sebanyak 78,3% lansia Penelitian menunjukkan bahwa terdapat 92,2% lansia yang pernah jatuh dalam 3 bulan terakhir. Selanjutnya, dapat diketahui bahwa mayoritas responden memiliki riwayat penyakit hipertensi yaitu sebanyak 71,3% lansia. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat risiko jatuh sedang sebanyak 93% lansia dan gangguan mobilitas fisik sebanyak 65,2% lansia. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah lansia petani tebu di Desa Randuagung memiliki tingkat risiko jatuh yang sedang dan mengalami gangguan mobilitas fisik, sehingga perlu dilakukan tindakan preventif pada lansia petani tebu untuk mengurangi tingkat risiko jatuh yang tinggi dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang pencegahan jatuh dan program latihan fisik seperti jalan tandem untuk memperbaiki keseimbangan tubuh pada lansia petani tebu.
Description: Finalisasi unggah file repositori tanggal 17 Februari 2025_Kurnadi
URI: https://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/125387
Appears in Collections:UT-Faculty of Nursing

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Febi Zafriya Vinori_202310101109_Skripsi Repository.pdf
  Until 2029-03-25
3.3 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.

Admin Tools