PEMILU SERENTAK DI INDONESIA: KAJIAN SEJARAH DAN ORIGINAL INTENT PEMBENTUK UNDANG-UNDANG DASAR

DSpace/Manakin Repository

Show simple item record

dc.contributor.author Anggono, Bayu Dwi
dc.date.accessioned 2018-02-13T08:15:04Z
dc.date.available 2018-02-13T08:15:04Z
dc.date.issued 2018-02-13
dc.identifier.issn 2085-4862
dc.identifier.uri http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/84310
dc.description Jurnal Majelis (Media Aspirasi Konstitusi), Edisi 02, Tahun 2017 en_US
dc.description.abstract Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 14/PUU-XI/2013 membawa implikasi penyelenggaraan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada tahun 2019 dan Pemilu selanjutnya dilaksanakan secara bersamaan (serentak). Dalam Pemilu masa Orde Lama, Orde Baru dan Era Reformasi (sebelum 2019) istilah serentak dalam Pemilu telah ditemukan namun dengan pengertian yang berbeda dengan istilah serentak dalam putusan MK. Pemilu serentak adalah Pemilu yang paling sesuai dengan kehendak awal (original intent) para pengubah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Para pengubah UUD 1945 ketika membicarakan mengenai pelaksanaan Pileg dan Pilpres telah mencapai satu kesepakatan bahwa yang dimaksud pemilu itu adalah pemilu untuk DPR, pemilu untuk DPD, pemilu untuk presiden dan wakil presiden, dan DPRD. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.subject Pemilu en_US
dc.subject Sejarah en_US
dc.subject Original Intent en_US
dc.title PEMILU SERENTAK DI INDONESIA: KAJIAN SEJARAH DAN ORIGINAL INTENT PEMBENTUK UNDANG-UNDANG DASAR en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Pencarian


Browse

My Account