Repository Universitas Jember

Digital service that collects, preserves, and distributes digital material. Repositories are important tools for preserving an organization's legacy; they facilitate digital preservation and scholarly communication.

Communities in DSpace

Select a community to browse its collections.

Now showing 1 - 5 of 9

Recent Submissions

  • Item type:Item,
    Pengaruh Beban Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Bank Mandiri Taspen Jember
    (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 2026-07-29) Siti Habibah
    This study aims to analyze the effect of workload and work motivation on employee performance at Bank Mandiri Taspen Jember Branch. The research employed a quantitative approach using an explanatory research design. The population consisted of all 30 employees of Bank Mandiri Taspen Jember Branch; therefore, a saturated sampling technique was applied. Data were collected through questionnaires using a Likert scale. Prior to analysis, the research instruments were tested for validity and reliability. The data were then analyzed using simple linear regression and multiple linear regression with the assistance of SPSS version 30. The findings indicate that workload has a positive and significant effect on employee performance. In contrast, work motivation does not have a significant partial effect on employee performance. However, workload and work motivation simultaneously have a significant effect on employee performance. The coefficient of determination (R²) of 0.360 indicates that 36% of the variation in employee performance can be explained by workload and work motivation, while the remaining 64% is influenced by other variables outside the research model. These findings suggest that proportional workload management, supported by efforts to enhance employee motivation, can jointly contribute to improving employee performance at Bank Mandiri Taspen Jember Branch.
  • Item type:Item,
    Sifat Organoleptik Minuman Sari Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) dengan Pemanis Bubuk Ekstrak Daun Stevia (Stevia rebaudiana) dan Analisis Kelayakan Finansial Produk
    (Fakultas Teknologi Pertanian, 2026-07-28) Aksani Abraar Akbarda
    Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Banyuwangi dengan tingkat produksi yang tinggi. Ketika komoditas ini berada dalam masa panen, oversupply sering mengakibatkan terjadinya penurunan harga. Upaya mengatasi permasalahan tersebut melalui diversifikasi produk, salah satunya dalam bentuk minuman sari buah. Minuman sari buah merupakan minuman ringan yang dibuat dari sari buah dan air minum dengan atau tanpa penambahan gula dan bahan tambahan pangan yang diizinkan. Industri minuman di Indonesia masih menggantungkan bahan pemanis dari gula sukrosa dalam jumlah besar. Penggunaan bubuk ekstrak daun stevia dipilih sebagai pemanis alami pengganti gula sukrosa dengan tingkat kemanisan 150-400 kali lipat dari gula sukrosa sehingga dapat digunakan dalam jumlah kecil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi bubuk ekstrak daun stevia terhadap karakteristik organoleptik minuman sari buah naga merah, menganalisis konsentrasi bubuk ekstrak daun stevia pada minuman sari buah naga merah dengan karakteristik organoleptik yang disukai, dan menganalisis kelayakan ekonomi serta pertimbangan keberlanjutan dari minuman sari buah naga merah dengan konsentrasi bubuk ekstrak daun stevia yang disukai. Penelitian ini menggunakan satu faktor perlakuan, yakni konsentrasi bubuk ekstrak daun stevia: 0,0% (A0); 0,5% (A1); 1,0% (A2); 1,5% (A3); 2,0% (A4). Parameter uji berupa uji organoleptik metode hedonik terhadap atribut sensoris warna, aroma, rasa, kepekatan, dan keseluruhan. Data masing – masing perlakuan dianalisis menggunakan metode chi-square (α = 0,05) untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan nyata. Apabila hasil uji perlakuan menunjukkan perbedaan nyata, maka analisis data dilanjutkan dengan metode chi-square (α = 0,05) pada masing – masing dua perlakuan: A0-A1; A0-A2; A0-A3; A0-A4; A1-A2; A1-A3; A1-A4; A2-A3; A2-A4; A3-A4. Penentuan perlakuan terbaik dilakukan menggunakan metode indeks efektivitas De Garmo berdasarkan pembobotan pada masing-masing atribut sensoris. Sementara analisis kelayakan bisnis pada aspek ekonomi finansial dilakukan menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Benefit Cost Ratio (B/C Ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi bubuk ekstrak daun stevia berbeda nyata (ρ < 0,05) terhadap atribut sensoris rasa, namun berbeda tidak nyata (ρ > 0,05) terhadap atribut sensoris warna, aroma, kepekatan, dan keseluruhan. Perbedaan nyata pada atribut rasa diduga akibat tingkat kemanisan bubuk ekstrak daun stevia 150-400 kali lipat dibandingkan gula sukrosa sehingga perbedaan tingkat konsentrasi yang kecil sudah cukup menghasilkan perbedaan nyata pada atribut sensoris rasa. Sementara itu, perubahan warna, aroma, kepekatan, dan keseluruhan yang dihasilkan belum cukup kuat untuk dibedakan oleh panelis pada uji organoleptik. Perlakuan A3 (1,5% bubuk ekstrak daun stevia) diketahui ditetapkan sebagai perlakuan terbaik berdasarkan analisis indeks efektivitas metode De Garmo dengan nilai produk (NP) tertinggi. Perlakuan A3 diduga menghasilkan karakteristik organoleptik yang paling baik dan disukai panelis. Analisis kelayakan bisnis pada aspek ekonomi finansial menunjukkan bahwa ide bisnis minuman sari buah naga merah dengan pemanis bubuk ekstrak daun stevia layak dijalankan maupun dikembangkan lebih lanjut pada skala usaha mikro. Hasil analisis menunjukkan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp4.906.296 pada discount factor 8%, sedangkan pada discount factor 12% diperoleh NPV sebesar (-)Rp21.212.161. Nilai IRR diperoleh sebesar 8,75% dan lebih tinggi dibandingkan discount factor 8% namun lebih rendah dibandingkan discount factor 12%, sedangkan nilai B/C Ratio sebesar 1,28 menunjukkan bahwa ide bisnis layak untuk dijalankan pada discount factor 8%. Harga jual produk ditetapkan sebesar Rp15.000 per kemasan 250mL berdasarkan hasil analisis kelayakan ekonomi sehingga usaha dinilai layak untuk dijalankan meskipun harga jual relatif lebih tinggi dibandingkan produk minuman sari buah sejenis karena mempertimbangkan penggunaan pemanis alami stevia.
  • Item type:Item,
    Pengaruh Islamic Corporate Governance, Kinerja Maqasid Syariah,  Dan Intellectual Capital Terhadap Kinerja Keuangan Bank Syariah
    (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 2026-07-28) M. Havil Ahyani
    This study aims to analyze the influence of Islamic Corporate Governance (ICG), the performance of maqasid sharia, and intellectual capital on the financial performance of Islamic Commercial Banks (BUS) in Indonesia. This research is motivated by the continued growth of Islamic banking assets, but has not been followed by an optimal increase in profitability. This condition indicates that the success of Islamic banks is not only influenced by financial aspects, but also by the quality of Islamic governance, the achievement of maqasid sharia objectives, and the ability to manage intellectual capital. The study uses a quantitative approach with an explanatory research design. The study population includes all Islamic Commercial Banks registered with the Financial Services Authority (OJK) during the 2019–2024 period. The sampling technique used a census, resulting in 12 banks with a total of 72 observations. Data were analyzed using multiple linear regression analysis with two models, namely Return on Assets (ROA) and Return on Equity (ROE) as proxies for financial performance. The results showed that the Sharia Supervisory Board (SSB) had no significant effect on ROA or ROE, while the Audit Committee had a significant negative effect on ROA but no effect on ROE. Regarding the performance variables of Maqasid Syariah, the Education Donation Ratio (EDR) had a significant positive effect on ROA and ROE, while Islamic Social Reporting (ISR) had no significant effect. Furthermore, regarding the intellectual capital variable, Value Added Capital Employed (VACA) had a significant positive effect on ROA and ROE, while Structural Capital Value Added (STVA) had no significant effect. Therefore, it can be concluded that the financial performance of Islamic banks is more influenced by education investment and the efficient utilization of intellectual capital than by aspects of Sharia governance and social disclosure.
  • Item type:Item,
    Induksi Mutasi Tiga Jenis Philodendron Menggunakan Iradiasi Sinar Gamma Secara In Vitro
    (Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 2024-06-13) Nisaul Khasanah
    Philodendron merupakan salah satu tanaman hias yang diintroduksi di Kawasan Tropis, salah satunya di Indonesia. Philodendron diminati oleh masyarakat sebagai tanaman hias karena nilai estetikanya. Dalam pemenuhan kebutuhan konsumen, pemulia harus memproduksi tanaman hias dalam jumlah besar yang diiringi dengan peningkatan jumlah varietas baru. Pemenuhan kebutuhan konsumen dapat dilakukan dengan pemuliaan tanaman melalui induksi mutasi menggunakan iradiasi sinar gamma secara in vitro. Induksi tersebut dilakukan dengan tujuan memunculkan keragaman genetik sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Penelitian ini dilakukan dari bulan Februari sampai bulan Oktober 2023 di Laboratorium Genomik, Pusat Riset Rekayasa Genetika, BRIN, Bogor. Perlakuan iradiasi sinar gamma dilakukan di Pusat Riset Teknologi Keselamatan, Metrologi dan Mutu Nuklir-Organisasi Riset Tenaga Nuklir-BRIN, Jakarta. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah tunas in vitro dari tiga jenis Philodendron yaitu Philodendron ‘skeleton key’, Philodendron ‘pink princess’, dan Philodendron ‘white knight’. Faktor yang kedua yaitu dosis iradiasi yang terdiri dari 5 dosis yaitu 0; 2,5; 5; 7,5; dan 15 Gy. Ketiga tunas in vitro Philodendron diiradiasi menggunakan sinar gamma kemudian dilakukan pengamatan respon pertumbuhannya sehingga diperoleh dosis optimum berdasarkan data GR50 (Growth Reduction 50%) pada 4 MST (Minggu Setelah Tanam). Perbanyakan tunas hasil iradiasi dilakukan pada media perbanyakan (MS+Thiamine+Adenine+BAP). Subkultur anakan dilakukan pada media pertumbuhan (MS+Thiamine+Adenine) kemudian dilakukan pengujian kandungan DNA menggunakan Flow cytometry. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa iradiasi hanya berpengaruh terhadap pertumbuhan tinggi Philodendron ‘pink princess’, dan Philodendron ‘white knight’. Iradiasi sinar gamma tidak mempengaruhi jumlah akar dari ketiga jenis Philodendron tetapi mempengaruhi peningkatan jumlah daun dari Philodendron ‘white knight’. Dosis optimum iradiasi sinar gamma pada tiga jenis kultur tunas in vitro Philodendron tidak didapatkan dari perlakuan dosis yang diujikan. Perbanyakan tunas in vitro paling tinggi dimiliki oleh Philodendron ‘pink princess’ pada dosis 5 Gy. Perlakuan iradiasi sinar gamma tidak berpengaruh terhadap kandungan DNA relatif tetapi menunjukkan adanya peningkatan dan penurunan nilai rasio rerata PI menunjukkan kemungkinan terjadi mutasi.
  • Item type:Item,
    Analisis Potensi Kebangkrutan Perusahaan Penyiaran yang Mengoperasikan Stasiun Televisi Dengan Jangkauan Nasional dan Terdaftar di BEI dengan Model Altman Z-Score
    (FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS, 2026-07-15) Ferdi Yoga Sutta Pratama
    Stasiun televisi berfokus pada penyediaan konten hiburan dan sarana informasi untuk masyarakat sebagai kegiatan operasionalnya. Seiring perkembangan zaman, mulai bermunculan platform digital seperti YouTube dan Netflix yang dapat menggantikan televisi, sehingga hal tersebut dapat menjadi ancaman bagi stasiun televisi. Fenomena tersebut mulai tidak bisa diabaikan ketika pada 2025 bermunculan berita sejumlah stasiun televisi melakukan PHK massal terhadap karyawannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kebangkrutan perusahaan penyiaran yang mengoperasikan televisi dengan jangkauan nasional dan terdaftar di BEI dengan Model Altman Z-Score. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan laporan keuangan perusahaan penyiaran yang terdapat pada BEI pada periode 2020-2025, sehingga terdapat 4 perusahaan yang dapat diteliti yaitu PT Surya Citra Media Tbk, PT Media Nusantara Citra Tbk, PT Visi Media Asia Tbk, dan PT Intermedia Capital Tbk. Laporan keuangan perusahaan-perusahaan tersebut kemudian akan dianalisis menggunakan Model Altman Z-Score Modifikasi, sehingga dapat menghasilkan nilai Z-Score yang kemudian akan diklasifikasikan menjadi non-distress area, grey area, dan distress area. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 62,5% data penelitian berada di nondistress area, 4,17% data penelitian berada di grey area, dan 33,3% data penelitian berada di distress area, dengan rincian PT Surya Citra Media Tbk dan PT Media Nusantara Citra Tbk dalam kondisi keuangan yang sehat selama periode 2020- 2025. PT Visi Media Asia Tbk mengalami financial distress selama periode 2020- 2025. PT Intermedia Capital Tbk dalam kondisi keuangan yang sehat selama periode 2020-2022, lalu kondisi perusahaan tersebut berubah menjadi grey area pada 2023, kemudian mengalami financial distress pada 2024-2025.