Repository Universitas Jember

Digital service that collects, preserves, and distributes digital material. Repositories are important tools for preserving an organization's legacy; they facilitate digital preservation and scholarly communication.

Communities in DSpace

Select a community to browse its collections.

Now showing 1 - 5 of 9

Recent Submissions

  • Item type:Item,
    Pelaksanaan Administrasi Pencairan Kredit Multi Guna PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. Cabang Jember
    (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 2026-06-02) Nova Lira Ristanti
    Kegiatan magang ini dilakukan di PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. Cabang Jember sejak tanggal 26 Januari 2026 sampai dengan 03 April 2026. Laporan magang ini berjudul “Pelaksanaan Administrasi Pencairan Kredit Multi Guna PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. Cabang Jember”, dimana aktivitas magang utama adalah membantu unit Admin Kredit dan Legal Kredit untuk memproses nasabah yang melakukan pengajuan kredit utamanya kredit multi guna. Selain melakukan aktivitas utama tersebut, kegiatan magang lain yang dilakukan antara lain meregister SLIK, SK penjaminan, order SK penjaminan, peminjaman berkas kredit, serta berkas penagihan, membuat tanda terima dan tanda pengembalian peminjaman berkas kredit, mendistribusikan dokumen kredit kepada pihak berwenang untuk proses penandatanganan, melakukan pencatatan harian nama nasabah kredit multiguna pada buku besar serta pemberian lembar disposisi, membantu pengarsipan berkas kredit secara sistematis pada ruang arsip, dan membantu memberikan stempel Bank Jatim, stempel copy asli dan tanggal pada lampiran dokumen kredit. Adapun kendala yang dialami adalah terjadinya gangguan server (server down) pada saat mengakses Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) melalui situs OJK. Gangguan tersebut mengakibatkan data SLIK tidak dapat dicetak sehingga proses realisasi kredit berpotensi mengalami keterlambatan. Solusi yang diterapkan untuk mengatasi kendala tersebut adalah melakukan pencetakan data SLIK sebelum jadwal realisasi kredit, paling lambat satu hari kerja sebelumnya.
  • Item type:Item,
    Implementasi Kebijakan Pengaturan Jam Operasional Kendaraan Angkutan Barang pada Dinas Perhubungan dalam Mengurangi Tingkat Kecelakaan (Studi Kasus Wilayah Utara Kabupaten Gresik)
    (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 2026-05-18) Muhammad Abdurrochim
    Kemiskinan dan keterbatasan akses ekonomi pada perempuan pedesaan masih menjadi tantangan utama dalam pemberdayaan masyarakat. Program Pemberdayaan Usaha Perempuan Jawa Timur (Jatim Puspa) dirancang untuk memperkuat usaha produktif bagi perempuan graduasi Program Keluarga Harapan (PKH). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Jatim Puspa di Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, dengan menggunakan model implementasi kebijakan David C. Korten yang menekankan kesesuaian antara program, organisasi pelaksana, dan penerima bantuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive yang meliputi keluarga penerima manfaat, pendamping desa dan kecamatan, aparat pemerintah desa, serta perwakilan instansi terkait. Data dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dilaksanakan melalui tahapan pengajuan program, verifikasi calon penerima manfaat berdasarkan status graduasi PKH dan data sosial ekonomi, penetapan 60 keluarga penerima manfaat, identifikasi kebutuhan usaha, pengadaan dan penyaluran bantuan berupa barang senilai Rp2.500.000, pendampingan, serta evaluasi. Program ini berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan, mengurangi beban modal usaha, dan memperkuat kemandirian ekonomi perempuan. Namun, implementasinya belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat ketidaksesuaian bantuan dengan kebutuhan spesifik penerima, keterbatasan kemampuan manajemen usaha, pemahaman mekanisme program yang belum merata, serta lemahnya koordinasi dan transparansi. Oleh karena itu, program memerlukan penguatan asesmen kebutuhan, pendampingan, pelatihan, sosialisasi, dan koordinasi antarinstansi.
  • Item type:Item,
    Kepastian Hukum Otoritas Jasa Keuangan dalam Menutup Pinjaman Online Ilegal
    (Fakultas Hukum, 2026-06-09) Indana Zulva
    Perkembangan teknologi finansial telah mendorong munculnya layanan pinjaman online yang mempermudah akses pembiayaan, namun juga menimbulkan permasalahan berupa praktik pinjaman online ilegal seperti bunga tinggi, penagihan tidak beretika, dan penyalahgunaan data pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewenangan Otoritas Jasa Keuangan dalam menutup pinjaman online ilegal serta merumuskan arah penguatan kewenangan tersebut ke depan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundangan-undangan dan konsep hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif OJK memiliki kewenangan dalam pengaturan, pengawasan, dan pemberian sanksi administratif, namun belum memiliki kewenangan mandiri untuk menutup pinjaman online ilegal secara langsung. Dalam praktiknya, OJK masih bergantung pada koordinasi dengan instansi lain, sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum dan lemahnya efektivitas penegakan hukum. Oleh karena itu, diperlukan penguatann regulasi yang memberikan kewenangan mandiri kepada OJK, disertai dengan peningkatan sanksi, penegakan hukum yang tegas, serta perlindungan dan literasi konsumen guna mewujudkan pemberantasan online ilegal yang efektif dan berkelanjutan.
  • Item type:Item,
    Implementasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Lojajar Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso
    (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 2026-05-19) Bagas Widi Antoro
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses implementasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Lojajar Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Implementasi program BSPS dianalisis menggunakan model implementasi kebijakan George C. Edwards III yang berfokus pada empat variabel: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program BSPS di Desa Lojajar secara umum berjalan sesuai dengan peraturan dan petunjuk teknis yang berlaku. Komunikasi dilakukan secara terstruktur melalui organisasi berjenjang dan berbagai kegiatan sosialisasi. Sumber daya manusia, informasi, finansial, dan fasilitas tergolong cukup memadai, meskipun penerima bantuan mengalami kendala terkait kemampuan swadaya. Disposisi para pelaksana, baik Tenaga Fasilitator Lapangan, pemerintah desa, maupun pengusul, menunjukkan komitmen positif terhadap keberhasilan program. Struktur birokrasi didukung oleh Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas serta koordinasi yang baik antar pihak terkait. Namun, ditemukan beberapa kendala seperti perbedaan persepsi antara fasilitator dan penerima bantuan, adanya penerima yang mengundurkan diri, keterlambatan distribusi material, serta belum dipahaminya prinsip tanggung renteng oleh penerima bantuan. Secara keseluruhan, program BSPS di Desa Lojajar berhasil meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
  • Item type:Item,
    Pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja Terhadap Intensi Keluar Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi pada Klinik Husada Mulia Wonorejo
    (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 2026-06-03) Ayu Anjani Nurohmah
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap intensi keluar karyawan melalui kepuasan kerja pada Klinik Husada Mulia Wonorejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Sampel penelitian berjumlah 42 karyawan dengan teknik sensus. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kehidupan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap intensi keluar karyawan serta berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap intensi keluar karyawan. Namun, kepuasan kerja belum mampu memediasi pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap intensi keluar karyawan secara optimal, sehingga hipotesis mediasi dinyatakan ditolak. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa rendahnya kualitas kehidupan kerja diikuti rendahnya kepuasan kerja dan tingginya intensi keluar karyawan. Kata kunci: Kualitas Kehidupan Kerja, Kepuasan Kerja, Intensi Keluar Karyawan.