Show simple item record

dc.contributor.authorOLLY TRIO MAHENDRA
dc.date.accessioned2013-12-09T05:21:33Z
dc.date.available2013-12-09T05:21:33Z
dc.date.issued2013-12-09
dc.identifier.nimNIM080910301064
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6718
dc.description.abstractPada setiap orang dalam kehidupan di dunia ini tentu saja pernah di hadapkan dengan suatu pertimbangan-pertimbangan dalam proses untuk mengambil suatu keputusan, termasuk salah satunya adalah proses pengambilan keputusan petani untuk menjadi pemulung, karena keterpurukan perekonomian akibat dari semakin sulitnya mendapatkan hasil pertanian yang melimpah dan semakin mahalnya obat-obatan untuk kesuburan tanaman, dan karena semakin menyempitnya lahan pertanian akibat dari peralihan fingsi lahan pertanian, menjadikan kehidupan para petani semakin sulit dan terjepit, karena hal itu pula mengharuskan mereka bagi para petani untuk mengambil suatu keputusan dalam menanggulangi keterpurukan perekonomian mereka. Penelitian yang berjudul proses pengambilan keputusan petani untuk menjadi pemulung ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses Pengambilan Keputusan petani dalam melakukan peralihan kerja dan bagaimana kendala dalam proses pengambilan keputusan petani tersebut. Penelitian ini dilakukan di daerah atau wilayah yang ditempati oleh subyek yang akan diteliti. Alasan pemilihan lokasi ini berdasarkan pada pertimbangan karena bahwa di lokasi yaitu Desa Bangorejo ini dapat di jumpai segelintir kepala keluarga yang bekerja sebagai seorang pemulung yang berada di lingkungan petani, jenis penelitian ini tergolong penelitian kualitatif dan penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan metode purposive dengan jumlah informan pokok 2 orang dan informan tambahan yaitu 3 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara semistruktur Berdasarkan hasil penelitian dapat di ambil kesimpulan adalah bahwa dalam proses pengambilan keputusan, terdapat beberapa hal yang menjadikan para petani lebih memilih untuk beralih kerja menjadi seorang pemulung yaitu 1. semakin menyempitnya lahan pertanian, 2. minimnya modal untuk merawat tanaman pohon jeruk, 3. Kurangnya perencanaan bagi para petani untuk memikirkan kebutuhan hidup bagi diri dan keluarganya.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries080910301064;
dc.subjectKEPUTUSAN PETANI, MENJADI PEMULUNGen_US
dc.titlePROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN PETANI UNTUK MENJADI PEMULUNG (Studi Deskriptif Pada Kelompok Pemulung Di Desa Bangorejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record