Show simple item record

dc.contributor.authorAGUS WAHYU WIDODO
dc.date.accessioned2013-12-09T03:55:47Z
dc.date.available2013-12-09T03:55:47Z
dc.date.issued2013-12-09
dc.identifier.nimNIM060810101301
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6608
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pajak daerah dan retribusi daerah terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Jember tahun 19912010. Metode analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode statistik ekonometrika melalui pembangunan model regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh pajak daerah (X 1 ) dan retribusi daerah (X ) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (Y). Kriteria pengujian α = 5% (0,05), jika probabilitas lebih kecil dari tingkat signifikasi α = 5%, Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian, pajak daerah (X viii 1 2 ) berpengaruh signifikan dan positif terhadap PDRB Kabupaten Jember tahun 1991-2010, hal ini disebabkan hasil penerimaan pajak daerah digunakan pemerintah untuk pembangunan sarana prasarana sektor publik yang dapat dinikmati oleh masyarakat dalam menunjang kegiatan ekonomi masyarakat yang dapat meningkatkan PDRB. Retribusi daerah (X ) tidak berpengaruh signifikan dan negatif terhadap PDRB Kabupaten Jember tahun 19912010, hal ini disebabkan seiring dengan mulainya era otonomi daerah, banyak daerah seperti Kabupaten Jember berupaya meningkatkan PAD-nya dengan jalan pintas, menarik retribusi hampir di semua sektor ekonomi tanpa kajian yang matang. Akibatnya menimbulkan ekonomi biaya tinggi sehingga para pelaku ekonomi banyak yang batal ataupun membatasi investasi mereka.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries060810101301;
dc.subjectPDRB, pajak daerah, retribusi daerahen_US
dc.titlePENGARUH PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN JEMBER TAHUN 1991-2010en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record